Mensesneg Buka Suara soal Peluang Presiden Partai Buruh Masuk Kabinet
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal peluang masuknya Presiden Partai Buruh Said Iqbal ke dalam kabinet Merah Putih. Ia menyebut kemungkinan itu masih dalam proses pembahasan.
“Sedang didiskusikan, sedang didiskusikan,” kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (6/6).
Said Iqbal merupakan pimpinan Partai Buruh yang menjadi bagian dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM). Mereka mendukung pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam pemilihan presiden 2024.
Partai Buruh mendorong Prabowo-Gibran untuk meninjau kembali Undang-Undang Cipta Kerja, terutama ketentuan yang mengatur sektor ketenagakerjaan. Partai menilai sejumlah aturan dalam klaster ketenagakerjaan masih perlu diperbaiki guna memberikan perlindungan yang lebih kuat bagi pekerja.
Selain itu, Partai Buruh meminta pemerintah mewujudkan sistem pengupahan yang layak bagi pekerja. Organisasi tersebut juga mendorong penghapusan sistem kerja outsourcing yang selama ini menjadi salah satu isu utama dalam perjuangan buruh.
Di sektor agraria, Partai Buruh berharap pemerintah melanjutkan agenda reforma agraria untuk memperluas akses masyarakat terhadap sumber-sumber ekonomi produktif. Partai tersebut juga meminta pemerintah memperkuat kebijakan yang mendukung terwujudnya kedaulatan pangan nasional.
Presiden Prabowo Subianto tengah mempertimbangkan Said Iqbal untuk masuk ke dalam jajaran pemerintahan.
Prasetyo sebelumnya menyampaikan kemungkinan Said akan ditempatkan dalam posisi yang berkaitan dengan buruh dan tenaga kerja.