TNI Serahkan Jenazah Pilot AMA yang Ditembak KKB di Papua ke Keluarga

ANTARA/HO/Dok Koops Habema
Personel Koops TNI Habema saat mengevakuasi jenazah pilot berkebangsaan Amerika Serikat yang ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Balinggama, Kabupaten Yahukimo.
Penulis: Hari Widowati
3/7/2026, 17.21 WIB

TNI menyerahkan jenazah pilot pesawat PT AMA Air PK-RCY berkewarganegaraan Amerika Serikat (AS) Nicholas F. Goseli kepada pihak keluarga dan maskapai, pada Jumat (3/7). Penyerahan itu dilakukan setelah TNI berhasil mengevakuasi jenazah dari lokasi penembakan di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

"Alhamdulillah, jenazah sudah berhasil dievakuasi oleh pasukan TNI di bawah kendali Kogabwilhan III pada Jumat (3/7) pukul 08.00 WIT. Saat ini sedang dilakukan pemulasaraan jenazah di Rumah Sakit TNI AD Timika," kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto, seperti dikutip Antara, Jumat (3/7)/ 

TNI saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap kelompok separatis yang membunuh Nicholas F. Goseli. Beberapa upaya telah dilakukan mulai dari mencari petunjuk di lapangan hingga mengidentifikasi pelaku. 

"Peristiwa ini dilakukan oleh kelompok pimpinan Elkius Kobak, dan dengan bangganya diakui oleh juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, sebagai wujud nyata dari paradoks pembangunan daerah dan masyarakat di ufuk timur Indonesia," kata Lucky.

TNI memastikan akan melakukan upaya maksimal untuk menindak pelaku demi terciptanya keamanan di Papua. 

"Berdasarkan undang-undang serta peraturan yang berlaku, kami dapat mengambil Langkah tegas berdasarkan Rules of Engagement (ROE), untuk memastikan Tindakan tegas terukur yang kami lakukan tetap menjunjung tinggi hukum dan HAM," ujar dia. 

Penyerangan terhadap pilot AMA terjadi pada Kamis (2/7), pukul 06.50 WIT. Aksi tersebut terjadi ketika pesawat yang lepas landas di Bandara Wamena itu mendarat di Bandara Ipdeheik Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, pukul 06.46 WIT. 

Pada saat itulah pesawat tersebut diserang oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pesawat terbakar dan pilot dinyatakan tewas tertembak di lokasi tersebut. 

Peristiwa Tragis Pertama bagi Kru AMA

Direktur PT Associated Mission Aviation (AMA) Bob Kayadu serangan ini merupakan peristiwa tragis pertama yang dialami krunya. Nicholas F. Goselin, pilot AMA yang berusia 29 tahun, diduga diserang oleh KKB di Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. 

Jenazah korban dievakuasi oleh personel Koops TNI Habema untuk dibawa ke Timika kemudian diterbangkan ke Jayapura untuk disemayamkan di hangar AMA di Sentani, Kabupaten Jayapura. 

"Tim AMA di Timika akan menerima jenazah Pilot Nich dari Satgas Koops TNI Habema dan akan menerbangkannya ke Jayapura menggunakan pesawat milik AMA," kata Bob Kayadu kepada Antara

Bob mengatakan AMA sudah beroperasi selama 67 tahun di Papua dan baru kali ini pesawat dan krunya menjadi korban kekerasan.

"Kami sangat menyayangkan kekerasan yang dialami pilot yang memang bertugas melayani masyarakat di pedalaman Tanah Papua, karena hal ini berbeda bila meninggal karena insiden," ujar Bob.  

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Antara