Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meninjau pelaksanaan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar, Rabu (8/7). Kegiatan dilakukan untuk memastikan transformasi layanan JKN berjalan optimal dan memberikan kemudahan bagi peserta.

Dalam kunjungan tersebut, Cak Imin memantau alur pelayanan administrasi sejak peserta tiba di rumah sakit, termasuk proses registrasi BPJS Kesehatan yang telah memanfaatkan teknologi biometrik. Penerapan sistem tersebut ditujukan untuk mempercepat verifikasi identitas sekaligus meningkatkan akurasi pelayanan.

”Melalui Program JKN, pemerintah terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Lewat kunjungan ini, kami ingin memastikan peserta JKN memperoleh layanan kesehatan yang mudah, cepat dan tanpa diskriminasi di setiap fasilitas kesehatan," ungkap Cak Imin.

Menurutnya, Program JKN merupakan wujud semangat gotong royong yang menjadi fondasi perlindungan kesehatan masyarakat. Karena itu, ia mengajak masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi untuk tetap aktif menjadi peserta JKN dengan membayar iuran secara rutin.

”Dengan semangat gotong royong, Program JKN akan terus mampu memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba mengatakan peningkatan mutu layanan JKN merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, BPJS Kesehatan, dan fasilitas kesehatan. Berbagai inovasi yang diterapkan di rumah sakit juga diarahkan untuk memberikan pengalaman layanan yang lebih cepat dan mudah bagi peserta.

"Setiap inovasi yang kami kembangkan berorientasi pada kemudahan peserta. Mulai dari proses registrasi, kami sediakan Antrean Online yang bisa diakses lewat Mobile JKN. Lalu di rumah sakit, ada verifikasi identitas melalui biometrik. Semuanya dirancang untuk memangkas waktu tunggu supaya peserta terlayani dengan lebih cepat dan mudah," papar Abdi.

Manfaat langsung layanan JKN juga dirasakan langsung oleh peserta. Riyanto (71), yang mendampingi istrinya Titiek Aluyah (71) menjalani pengobatan di RSUP Prof. Ngoerah. Ia merasakan, pelayanan kesehatan yang diterima semakin baik, baik dari sisi administrasi maupun layanan tenaga medis.

"Kami benar-benar merasakan bahwa Program JKN menjadi penolong bagi keluarga kami. Pelayanannya sangat baik, administrasinya mudah, dan kami merasa negara turut hadir memberikan perlindungan kesehatan. Kami berharap Program JKN terus berjalan dan semakin baik agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya," ulas Riyanto.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.