Prabowo Akhirnya Terbang Ke Kalimantan, Cek Penanganan Karhutla

Kementerian Kehutanan/BNPB
22/8/2026, 11.18 WIB

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan pada Sabtu (22/8) pagi. Dalam keterangan tertulis, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa Kepala Negara akan meninjau kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah di Kalimantan.

“Presiden Prabowo langsung terbang menuju Kalimantan untuk mengecek dan memimpin langsung penanganan serentak karhutla di Kalimantan,” ujar Seskab Teddy dalam siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Sabtu (22/8).

Menurut Teddy, sebelumnya, Presiden Prabowo telah memerintahkan sekaligus membagi penugasan kepada jajaran pimpinan TNI dan Polri untuk turun langsung menangani karhutla di empat provinsi terdampak di Kalimantan.

“Pembagian tugas dilakukan untuk memastikan penanganan di lapangan berjalan lebih cepat, terpadu dan serentak,” kata dia.

Di Kalimantan Barat, Presiden Prabowo menugaskan Panglima TNI dan Kapolri. Sementara di Kalimantan Tengah, penanganan dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Wakapolri.

Di Kalimantan Selatan, Presiden menugaskan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) bersama Astamaops Polri. Sedangkan di Kalimantan Timur, Wakil Panglima TNI dan Komandan Korps Brimob Polri.

Menurut Teddy, Presiden meminta agar seluruh jajaran bergerak cepat sehingga kebakaran dapat segera ditangani dan masyarakat di wilayah terdampak dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari secara normal.

“Presiden juga meminta setiap pelanggaran hukum yang ditemukan ditindak secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Teddy.

Teddy mengatakan bahwa kehadiran Prabowo di Kalimantan Barat menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat pengendalian karhutla. Pemerintah akan memastikan koordinasi seluruh unsur berjalan efektif dan penegakan hukum berjalan.

Kirim 52 Pesawat untuk Tangani Karhutla

Pemerintah telah mengerahkan total 52 pesawat untuk operasi penanganan karhutla pada enam provinsi di Sumatra dan Kalimantan hingga Jumat (21/8).

Menurut laporan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, 52 pesawat itu dikerahkan untuk penanganan karhutla di provinsi Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah. 

“Lima pesawat TNI AU kembali diberangkatkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur untuk memperkuat 30 armada BNPB yang telah beroperasi di tiga provinsi terdampak di Kalimantan,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Jumat (21/8).

Selain itu, TNI AU juga menyiagakan sejumlah pesawat di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Armada tersebut disiapkan untuk bergerak sewaktu-waktu sesuai kebutuhan BNPB dan perkembangan situasi di lapangan. 

“Dari jumlah tersebut, 30 pesawat beroperasi di wilayah Kalimantan dan 22 pesawat di wilayah Sumatra,” ujar Teddy.

Armada yang ditempatkan di Kalimantan terdiri dari berbagai jenis pesawat dan helikopter yang mendukung kegiatan patroli, operasi modifikasi cuaca (OMC), serta pemadaman kebakaran dari udara melalui water bombing.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Mela Syaharani