Jet Tempur F-16 Lalu Lalang di Tengah Aksi Demo, TNI AU Jelaskan Alasannya
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) menjelaskan alasan tiga pesawat tempur F-16 lalu lalang di langit Jakarta bersamaan dengan aksi demonstrasi di sekitar Gedung DPR/MPR yang berujung ricuh. TNI AU mengatakan aksi pesawat tersebut dilakukan untuk persiapan Merdeka Run sebagai peringatan HUT- Ke-81 RI.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana mengatakan, prosesi latihan itu dilakukan sejak Jumat (28/8) dini hari. Dia mengatakan, pesawat tersebut terbang dari Lanud Iswahjudi Madiun ke arah Monas yang merupakan lokasi Merdeka Run.
"Setelah melaksanakan penerbangan sesuai rute yang telah direncanakan, ketiga pesawat tersebut kemudian mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma," kata Nyoman pada Jumat (28/8) dikutip dari Antara.
Nyoman mengatakan tiga pesawat tempur itu akan melakukan aksi flypast pada pembukaan Merdeka Run sebelum Kembali ke pangkalan mereka di Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur.
Dia juga mengatakan, Merdeka Run tahun ini juga akan melibatkan pesawat CN-295 yang membawa penerjun hingga helicopter EC-725 Caracal yang membawa bendera besar.
"Seluruh rangkaian tersebut akan dipadukan dengan pelaksanaan Merdeka Run sebagai bagian dari peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," katanya.
Sebelumnya, sejumlah masyarakat Pati, Jawa Tengah berdemo di depan Gedung DPR/MPR untuk meminta anggota dewan mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset. Mereka juga sempat beraudiensi dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan mendapatkan komitmen penyelesaian RUU itu pada 15 Desember 2026.
Usai menyampaikan aspirasinya, demonstran dari Pati membubarkan diri. Meski demikian, hingga malam masih ada elemen massa lain yang berkumpul di sekitar Kompleks Parlemen sehingga harus dibubarkan paksa oleh aparat.
Massa juga memilih bertahan di Pejompongan, Slipi, dan Petamburan hingga pergantian hari. Situasi pelan-pelan mulai mendingin menjelang Jumat (28/8) siang.