Hakim Perintahkan Trump Cabut Larangan CNN hingga MS NOW Meliput di Gedung Putih
Tiga media yang sempat dilarang masuk Gedung Putih kembali beraktivitas di kantor Presiden Amerika Serikat itu. Hal tersebut setelah hakim memberikan kelonggaran bagi CNN, MS NOW, dan Politico untuk masuk meliput Presiden AS Donald Trump.
Meski akses telah pulih, mereka tetap sulit untuk meliput kegiatan Trump, terbaru saat politikus Partai Republik itu bertemu Presiden Cina Xi Jinping. Dikutip dari The Associated Press, awak media dari CNN dan MS NOW tak diizinkan meliput kedatangan Xi Jinping di acara jamuan makan malam kenegaraan.
Dalam tulisan di blog mereka, CNN mengatakan Gedung Putih hanya mengizinkan seorang fotografer dan teknisi audio untuk masuk ke dalam acara tersebut. Sedangkan reporter dan produser mereka dilarang masuk.
Jurnalis MS NOW Laura Barrón-López juga ditolak masuk ke upacara penyambutan menjelang jamuan makan malam kenegaraan. Barrón-López adalah salah satu jurnalis yang kartu persnya dipulihkan atas putusan pengadilan.
Kejadian tersebut membuat sejumlah televisi menolak untuk meliput kedatangan Xi sebagai bentuk solidaritas kepada rekan mereka yang dibatasi aksesnya.
Trump juga meradang dengan keputusan sejumlah media ini. Ia mengatakan kantor media tersebut tak ingin menunjukkan besarnya acara pertemuan dirinya dengan Xi.
"Karena mereka tahu betapa hebatnya acara itu, mereka tidak ingin ‘TRUMP’ mendapatkan pujian karenanya,” kata Trump dalam akun Truth Social.
Sebelumnya, Hakim Distrik AS Timothy Kelly memerintahkan Gedung Putih memulihkan akses ketiga media tersebut. Ia menyatakan tiga media itu telah memenuhi syarat hukum untuk mendapatkan perintah penangguhan sementara.
Kelly mengatakan pemerintah harus memiliki standar yang jelas untuk mencabut kartu pers seorang jurnalis. Ia menyebut standar mengenai pemberitaan yang dianggap bermasalah sebagai alasan yang samar.