BEM UI dan Komite Sadar Demo di Bundaran HI, Serukan 5 Tuntutan
Memperingati Hari Sumpah Pemuda, aliansi mahasiswa dari Komite Sadar dan BEM UI menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Rabu (28/10). Massa mulai memadati lokasi sejak pukul 14.30 WIB, dipimpin oleh Koordinator Bidang Sosial Politik BEM UI, Hafidz Hernand.
Aksi ini mengusung seruan berjudul "Prabowo Gibran, Ini Lima Perintah Rakyat! Tepati atau Pergi!" sebagai bentuk evaluasi dua tahun kepemimpinan nasional.
Dalam orasinya, mahasiswa menilai momentum Sumpah Pemuda harus dijadikan pengingat bagi pemerintah untuk mendengarkan "Lima Perintah Rakyat" yang mencakup:
1. Status Bencana & Tata Kelola Lahan: Menetapkan status Bencana Nasional, mengadili korporasi yang bertanggung jawab, serta menuntaskan integrasi tata kelola lahan.
2. Efisiensi APBN & Evaluasi Program Populis: Mewujudkan APBN untuk kepentingan rakyat dan menghentikan pemborosan anggaran politik berkedok program populis seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan KDMP.
3. Pendidikan & Lapangan Kerja: Menurunkan biaya pendidikan, memberikan akses layanan dasar yang merata, serta menyediakan lapangan pekerjaan yang berkualitas.
4. Penegakan Hukum & Pemberantasan KKN: Menghentikan penggunaan hukum untuk penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power) dan memberantas praktik KKN.
5. Kebebasan Sipil & HAM: Mengembalikan kebebasan bersuara, mengadili pelanggar HAM, serta menghentikan militerisasi ruang sipil.
Hingga berita ini diturunkan, massa aksi terus berdatangan di kawasan Bundaran HI dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian, yang turut memengaruhi arus lalu lintas di sekitar Jalan M.H. Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman.