Jokowi Bentuk Tim Independen Kaji Harga Gula Petani

ARIEF KAMALUDIN | KATADATA
Penulis: Michael Reily
5/3/2019, 19.26 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan membentuk tim independen untuk mengkaji Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebagai harga acuan baru gula yang dibeli dari petani. Pemerintah berencana menaikkan HPP gula dari harga acuan sekarang Rp 9.700 per kilogram (kg).

Terkait rencana ini, Jokowi bersama Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Kepala Staf Presiden Moeldoko mengundang Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) ke Istana Merdeka, Jakarta. Ketua Dewan Pembina APTRI Arum Sabil hadir untuk mendiskusikan kajian kenaikan harga gula.

Amran menjelaskan pembentukan tim independen ini juga bakal mengikutsertakan akademisi pertanian serta Perum Bulog yang berperan menyerap gula petani. Tahun lalu, kajian HPP gula petani sebesar Rp 10.500 per kilogram. Namun, dia belum memastikan hitungan terbaru untuk HPP gula tahun 2019.

(Baca: Petani Usulkan Kenaikan Harga Beli Gula Lebih Tinggi ke Jokowi)

“Kami usahakan (penentuan HPP Gula yang baru) bulan ini selesai, lebih cepat lebih baik,” kata Amran, usai pertemuan tersebut, Selasa (5/3). Amran mengungkapkan harga acuan gula yang baru, harus menguntungkan petani. Di sisi lain, harga ini jangan sampai memberatkan konsumen.

Halaman: