Harga Bitcoin Anjlok ke Level Terendah Sejak 2024, Analis Ramal Jadi US$ 56 Ribu

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/YU
Warga mengamati pergerakan harga mata uang kripto Bitcoin (BTC) di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (13/12/2025).
Penulis: Desy Setyowati
5/2/2026, 13.38 WIB

Harga Bitcoin anjlok 7,6% dalam 24 jam terakhir menjadi US$ 70.464 atau Rp 1,19 miliar (kurs Rp 16.775 per US$) per pukul 13.36 WIB hari ini (5/2), berdasarkan data CoinMarketCap. Analis memperkirakan harga kripto ini melorot terus hingga menjadi US$ 56 ribu atau Rp 942 juta.

Pada perdagangan kemarin, harga Bitcoin anjlok lebih dari 6% menjadi ke kisaran US$ 72.884. Angka ini merupakan level terendah sejak 6 November 2024.

Harga kripto tertua di dunia itu anjlok lagi ke kisaran US$ 70 ribu pada hari ini (5/2). Kepala Riset Galaxy Company Alex Thorn memperkirakan harga Bitcoin bisa di bawah US$ 60 ribu.

“Katalisator masih sulit ditemukan,” kata Thorn melalui cuitan di X, dikutip dari decrypt pada Kamis (5/2).

Salah satu faktor penurunan harga Bitcoin, kata dia, kekhawatiran investor lantaran kripto ini dinilai gagal diperdagangkan sebagai lindung nilai seperti emas. Harga emas terus melonjak, sementara kripto ini melorot.

“Kemungkinan besar BTC akan bergerak menuju bagian bawah kesenjangan pasokan (US$ 70 ribu) dan kemudian berpotensi menguji harga aktual (US$ 56.000) dan rata-rata pergerakan 200 minggu (US$ 58.000) dalam beberapa minggu dan bulan mendatang,” kata dia.

Menurut data yang dikumpulkan oleh Thorn, setiap kali Bitcoin turun setidaknya 40% dari titik tertinggi sepanjang masa, kerugiannya meluas hingga 50% dalam setiap kasus kecuali satu.

Data dari tiga pasar bullish terakhir menunjukkan bahwa ketika harga Bitcoin turun di bawah rata-rata pergerakan 50 hari, harganya turun lebih jauh ke rata-rata pergerakan 200 minggu, dalam hal ini, $58.000.

Dan kini, harga Bitcoin sudah jatuh di bawah rata-rata pergerakan 50 hari pada November. Harga kripto ini turun US$ 54.288 atau 43,52% dari titik tertinggi sepanjang masa pada 7 Oktober 2025 yang mencapai US$ 124.752.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.