Apple Akan Naikkan Harga iPhone 18 Pro dan Pro Max, Bisa Tembus Rp 26 Juta

X/@theapplehub
Ilustrasi iPhone 18 pro
Penulis: Rahayu Subekti
22/6/2026, 10.40 WIB

Calon pembeli iPhone 18 sepertinya perlu menyiapkan dana lebih besar. Sejumlah analis memperkirakan harga iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max mengalami peningkatan signifikan akibat mengerahkan biaya komponen memori dan penyimpanan yang memicu ledakan kecerdasan buatan (AI).

Perkiraan tersebut muncul setelah CEO Apple Tim Cook mengakui bahwa kenaikan harga produk, termasuk iPhone 18, tidak dapat dihindari, karena biaya cip memori dan penyimpanan terus meningkat.

Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal yang dikutip Reuters, Tim Cook mengatakan Apple selama ini berupaya menyerap kenaikan biaya komponen, tetapi masalah kini tidak lagi berkelanjutan.

Meningkatnya permintaan memori untuk pusat data AI telah mengganggu pasokan DRAM dan NAND yang juga digunakan pada iPhone, iPad, dan Mac. “Kenaikan harga tidak dapat dihindari,” kata Tim Cook kepada The Wall Street Journal, sebagaimana dikutip sejumlah media internasional. 

Harga iPhone 18 Pro Diperkirakan Rp 24 Juta

Menurut analisis perusahaan riset TechInsights yang dikutip The Wall Street Journal, biaya RAM dan penyimpanan yang digunakan Apple diperkirakan melonjak hampir empat kali lipat dibandingkan tahun lalu. 

RAM 12GB yang digunakan pada iPhone 17 Pro diperkirakan hanya menelan biaya sekitar US$ 39 atau Rp 694.395 (Rp 17.810 per US$). Namun untuk iPhone 18 Pro, biaya komponen yang sama diproyeksikan meningkat menjadi sekitar US$ 145 atau Rp 2.581.725.

Sementara itu, biaya penyimpanan NAND 256GB diperkirakan naik dari sekitar US$ 13 menjadi sekitar US$ 51. Akibatnya, total biaya produksi iPhone 18 Pro versi dasar diperkirakan meningkat dari sekitar US$ 582 menjadi US$ 726 atau Rp 12.926.430.

TechInsights memperkirakan bahwa untuk mempertahankan margin laba kotor sekitar 47% seperti pada iPhone 17 Pro, Apple perlu menjual iPhone 18 Pro dengan harga sekitar US$ 1.371 atau Rp 24,4 juta. Namun karena Apple biasanya menggunakan harga psikologis yang lebih sederhana, The Wall Street Journal memperkirakan harga awal yang lebih realistis berada di kisaran US$ 1.299 atau Rp 23,1 juta

Namun kenaikan harga belum tentu berhenti di sana.

Analis rantai pasok Apple, Ming-Chi Kuo, sebelumnya mengira iPhone 18 Pro akan mengadopsi sistem kamera aperture variabel. Teknologi ini memungkinkan kamera mengatur lensa secara otomatis sesuai kondisi pencahayaan.

The Wall Street Journal memperkirakan biaya sistem kamera baru tersebut dapat sekitar 50% lebih mahal dibandingkan generasi sebelumnya. Jika komponen tersebut benar-benar digunakan, harga awal iPhone 18 Pro berpotensi mencapai US$ 1.399 atau sekitar Rp 24,9 juta. 

Angka itu berarti naik sekitar US$ 300 atau Rp 5,3 juta dibandingkan harga awal iPhone 17 Pro yang saat ini sebesar US$ 1.099. 

Harga iPhone 18 Pro Max Berpotensi Tembus Rp 26 Juta

Kenaikan harga juga diperkirakan akan menjalar ke model tertinggi, iPhone 18 Pro Max.

Menurut analisis yang dikutip MacRumors dan 9to5Mac, Apple selama ini mempertahankan selisih harga sekitar US$ 100 antara model Pro dan Pro Max. Jika pola tersebut dipertahankan, maka iPhone 18 Pro Max berpotensi dijual mulai US$ 1.399 atau Rp 24,9 juta hingga US$ 1.499 atau Rp 26,7 juta.

Sebagai perbandingan, iPhone 17 Pro Max saat ini dijual mulai US$ 1.199 di Amerika Serikat. Dengan demikian, kenaikan harga bisa mencapai sekitar 25%. 

AI Jadi Pengacau Utama

Lonjakan biaya komponen terjadi karena produsen memori seperti Samsung Electronics, SK hynix, dan Micron Technology lebih banyak mengalokasikan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan pusat data AI.

permintaan terhadap memori bandwidth tinggi (HBM) yang digunakan server AI melonjak tajam sehingga pasokan DRAM dan NAND untuk perangkat konsumen menjadi lebih terbatas. Kondisi tersebut membuat harga komponen memori naik tajam di seluruh industri elektronik. 

Tim Cook bahkan menyebut krisis memori saat ini sebagai kondisi yang belum pernah ia lihat selama lebih dari 40 tahun berkarier di industri teknologi. 

Harga Resmi Belum Diputuskan

Meski berbagai analisis mengisyaratkan kenaikan harga yang cukup besar, Apple hingga kini belum mengumumkan harga resmi iPhone 18 Pro maupun iPhone 18 Pro Max.

Tim Cook juga tidak menyebutkan produk mana yang akan mengalami kenaikan harga ataupun kapan kenaikan tersebut terjadi. Seluruh angka yang beredar saat ini masih berupa simulasi berdasarkan biaya komponen dan estimasi dari TechInsights serta The Wall Street Journal. 

Selain itu, masih ada analis yang mengatakan Apple berupaya menahan kenaikan harga melalui efisiensi rantai pasok dan negosiasi dengan pemasok agar iPhone 18 Pro tidak mencapai harga setinggi estimasi The Wall Street Journal.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Rahayu Subekti