Tujuh Fitur AI Baru di iOS 27: Bagi Tagihan hingga Atur Jadwal Otomatis
Perombakan besar Siri menjadi sorotan utama dalam gelaran WWDC 2026. Namun, Apple juga memperkenalkan sejumlah fitur kecerdasan buatan (AI) baru yang akan hadir di iOS 27 melalui Apple Intelligence.
Berbeda dengan banyak perusahaan teknologi yang menjadikan chatbot sebagai pusat pengalaman AI, Apple memilih menyematkan Apple Intelligence ke aplikasi dan layanan yang sudah digunakan sehari-hari. Hasilnya, sejumlah aktivitas seperti membagi tagihan, mengatur jadwal, hingga mengelola kata sandi dapat dilakukan lebih cepat dan otomatis.
Mengutip TechCrunch, berikut tujuh fitur AI baru di iOS 27.
1. Membagi Tagihan Restoran Secara Otomatis
Apple menghadirkan fitur pembagian tagihan melalui Apple Cash. Pengguna cukup memotret atau mengunggah foto struk pembayaran.
Apple Intelligence akan mengenali informasi seperti daftar menu, harga, pajak, tip, dan total tagihan. Setiap orang kemudian dapat memilih makanan atau minuman yang mereka pesan, sementara sistem menghitung bagian tagihan masing-masing secara otomatis.
Fitur ini juga mendukung pembagian biaya untuk menu yang dipesan bersama.
2. Mengganti Kata Sandi yang Bocor
Apple meningkatkan keamanan dengan fitur pembaruan kata sandi otomatis.
Jika sistem mendeteksi kata sandi yang lemah atau ditemukan dalam kebocoran data, Apple Intelligence dapat membantu menggantinya dengan kombinasi yang lebih aman secara otomatis, sambil tetap menjaga keamanan data pengguna.
Fitur ini ditujukan untuk mengurangi risiko penyalahgunaan akun akibat kebocoran data.
3. Saran Otomatis di Aplikasi Pesan
Aplikasi Pesan kini mampu memahami konteks percakapan dan memberikan tindakan yang relevan.
Misalnya, saat seseorang meminta pengguna membawa suatu barang, sistem dapat langsung menawarkan opsi untuk menambahkannya ke aplikasi Pengingat. Jika teman meminta foto dari suatu acara, AI dapat menyarankan gambar yang relevan dari galeri.
Apple Intelligence juga dapat mendeteksi rencana makan malam atau rapat dan menawarkan opsi untuk langsung menambahkannya ke Kalender.
4. Menampilkan Informasi Penting Saat Menelepon
Melalui fitur Call Context, Apple Intelligence dapat menampilkan informasi yang dibutuhkan saat pengguna sedang melakukan panggilan.
Sistem akan mengambil data relevan dari email, seperti nomor reservasi hotel, kode konfirmasi penerbangan, atau informasi pemesanan lainnya, lalu menampilkannya secara otomatis saat dibutuhkan selama percakapan.
Apple menyatakan pemrosesan data dilakukan langsung di perangkat untuk menjaga privasi pengguna.
5. Membuat Jadwal dengan Bahasa Sehari-hari
Apple juga menyederhanakan cara membuat agenda di aplikasi Kalender.
Pengguna cukup mengetik atau menjelaskan kegiatan dengan bahasa natural, dan Apple Intelligence akan membuatkan jadwal secara otomatis. Sistem dapat mengenali waktu, lokasi, serta membuat judul acara yang sesuai tanpa pengguna perlu mengisi kolom satu per satu.
6. Membuat Otomatisasi dengan Perintah Sederhana
iOS 27 menghadirkan kemampuan baru pada aplikasi Shortcuts.
Pengguna kini dapat membuat otomatisasi hanya dengan menjelaskan apa yang diinginkan. Contohnya, mengatur alarm berdasarkan agenda esok hari, mengirim pesan otomatis saat meninggalkan kantor, atau menyalakan lampu rumah ketika pesanan makanan tiba.
Apple berharap pendekatan ini membuat fitur otomatisasi lebih mudah digunakan oleh pengguna umum, bukan hanya pengguna tingkat lanjut.
7. Safari Otomatis Mengelompokkan Tab
Apple Intelligence juga hadir di Safari untuk membantu mengelola banyak tab yang terbuka.
AI akan memahami topik dari berbagai situs yang sedang dibuka dan mengelompokkannya secara otomatis. Misalnya, tab yang berkaitan dengan rencana perjalanan dapat ditempatkan dalam satu grup khusus.
Fitur ini memudahkan pengguna menemukan kembali informasi tanpa harus mencari satu per satu tab yang terbuka.
Menurut TechCrunch, ketujuh fitur tersebut menunjukkan strategi Apple dalam mengintegrasikan AI langsung ke alur kerja sehari-hari pengguna, alih-alih menjadikannya sekadar chatbot terpisah. Dengan pendekatan ini, Apple berupaya membuat teknologi AI bekerja di belakang layar untuk membantu menyelesaikan tugas-tugas rutin secara lebih cepat dan praktis.