Keamanan Zoom Diragukan, Kominfo Kaji Buat Aplikasi Rapat Virtual

ANTARA
Ilustrasi, video conference.
7/4/2020, 19.44 WIB

Penggunaan aplikasi untuk bertemu secara virtual atau video conference seperti Zoom meningkat saat pandemi corona. Namun, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meragukan keamanan data pengguna Zoom. Karena itu, kementerian berencana membuat aplikasi serupa.

"Aplikasi khusus itu kami sedang mempelajari," kata Menteri Kominfo Johnny G Plate pada Selasa (7/3). Saat ini, Telkomsel sedang menyiapkan model layanan yang sama untuk rapat virtual bagi pengguna di Indonesia.

Kementerian juga tengah menyiapkan aplikasi video conference untuk internal. "Kami lagi menjajaki (aplikasi rapat online). Nanti kami akan update perkembangannya," ujar Johnny.

(Baca: Elon Musk hingga FBI Ragu Keamanan Zoom, Penggunanya Justru Melonjak)

Kementerian berfokus pada risiko keamanan aplikasi yang sering digunakan masyarakat saat ini, termasuk Zoom. "Kami koordinasikan untuk menjaga komunikasi penting termasuk rapat terbatas dijaga dengan baik. Dijamin kerahasiaannya," ujar Johnny.

Sebelumnya, Peneliti Keamanan Siber Communication Information System Security Research Center (CISSReC) Pratama Persadha mengatakan, Zoom tidak menjelaskan secara rinci dalam persetujuan terkait data yang kabarnya diberikan ke Facebook.

Halaman:
Reporter: Fahmi Ahmad Burhan