Tantang Grab, Go-Jek Mulai Uji Coba Aplikasi di Singapura

Antara/ Wahyu Putro
Seorang penggunan menunjukan fitur transportasi online.
Penulis: Desy Setyowati
Editor: Pingit Aria
29/11/2018, 13.13 WIB

Penyedia layanan on-demand  Go-Jek meluncurkan aplikasi beta di beberapa wilayah Singapura, sejak Selasa (27/11).  Dengan begitu, Go-Jek makin mantap bersaing di kampung pesaingnya, Grab.

Bloomberg melaporkan, banyak konsumen dan mitra pengemudi menantikan kehadiran Go-Jek sebagai pesaing Grab. Apalagi, Grab menjadi dominan setelah mengakuisisi operasional Uber di Asia Tenggara pada Maret lalu.

"Untuk Singapura, harus ada kompetitor layanan transportasi lain,” kata seorang warga Singapura Benjamin Roberts dikutip dari Bloomberg, Rabu (28/11).

Sejak kepergian Uber, keluhan dari para pengguna layanan berbagi tumpangan (ride hailing) meningkat. Terutama mengenai harga yang lebih tinggi, dan layanan yang tidak sesuai. Sementara para pengemudi mengeluhkan turunnya pendapatan.

“Ini saatnya menyeimbangkan kembali keseimbangan dan menambahkan lebih banyak kebijakan yang ramah konsumen dan ramah pengemudi serta memberikan sedikit kompetisi,” kata CEO Go-Jek Nadiem Makarim dalam wawancara dengan Bloomberg TV, beberapa waktu lalu.

(Baca juga: Banjir Investasi Asing, Go-jek Pastikan Pendiri Masih Pegang Kendali)

Halaman:
Reporter: Desy Setyowati