Pandemi Corona, Karyawan Twitter Dibolehkan Kerja dari Rumah Selamanya

YouTube
Logo perusahaan teknologi Twitter. witter tetap membolehkan karyawan untuk bekerja di rumah selamanya akibat pandemi corona.
Editor: Ekarina
13/5/2020, 13.48 WIB

Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) Twitter memberlakukan kerja dari rumah atau work from home (WFH) kepada 5.000 karyawannya sejak awal Maret lalu akibat pandemi corona. Namun, Twitter tetap membolehkan karyawan untuk bekerja di rumah selamanya jika mereka mau, kendati pandemi mulai melandai.

Juru bicara Twitter mengatakan, kegiatan perusahaan berlangsung lancar walaupun selama beberapa bulan terakhir menerapkan WFH. "Jadi jika karyawan kami berada situasi yang memungkinkan bekerja di rumah dan mereka ingin terus melakukan selamanya, kami akan mewujudkannya," katanya dikutip dari CBS News, Selasa (12/5).

Karyawan juga bisa tetap kembali ke kantor, ketika pembukaan penguncian tiba. Perusahaan akan melakukan protokol pencegahan penyebaran virus di kantor. "Akan hati-hati dan bertahap," kata juru bicara. 

(Baca: Zoom dan 4 Aplikasi Rapat Online Selama Pandemi Covid-19)

Sementara itu, CEO Twitter Jack Dorsey telah menyampaikan pesan kepada para karyawannya bahwa perusahaan tidak akan kembali ke kantor sebelum September. Dengan demikian, karyawan akan tetap bekerja di rumah. 

Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Twitter masih akan melarang sebagian besar perjalanan bisnis. Perusahaan juga tidak akan menggelar acara apapun hingga akhir tahun.

Halaman:
Reporter: Fahmi Ahmad Burhan