WhatsApp Luncurkan Fitur Lindungi Pengguna dari Kejahatan Orang Tak Dikenal

WhatsApp
Fitur perlindungan pengguna WhatsApp
Penulis: Rahayu Subekti
29/1/2026, 13.18 WIB

WhatsApp meluncurkan fitur baru untuk melindungi penggunaan dari kejahatan orang tak dikenal. Meta resmi meluncurkan fitur keamanan tingkat lanjut bernama Strict Account Settings.

“Kami terus beradaptasi dan mengembangkan strategi kami melawan ancaman keamanan siber sambil tetap mendukung infrastruktur WhatsApp,” tulis WhatsApp melalui blog resmi, dikutip Kamis (29/1).

Penipuan dokumen APK atau aplikasi kerap dikirim lewat platform perpesanan seperti WhatsApp. Dengan fitur keamanan terbaru ini, WhatsApp membantu pengguna dengan memberikan peringatan tentang lampiran berbahaya seperti APK.

WhatsApp juga menjamin pengguna melakukan percakapan secara pribadi, sama seperti di kehidupan nyata. Hal ini didukung fitur keamanan sebelumnya yang sudah diluncurkan WhatsApp yakni enkripsi end to end.

Namun, WhatsApp memahami bahwa beberapa pengguna seperti jurnalis atau tokoh publik memerlukan perlindungan yang lebih tinggi, khususnya dari serangan siber yang bisa menyerang siapapun.

Oleh karena itu, WhatsApp meluncurkan fitur pengaturan yang lebih ketat dalam aplikasinya. Jika pengguna mengaktifkan fitur ini maka WhatsApp bisa memblokir lamporan dan media dari orang yang tidak ada di daftar kontak.

Proteksi yang diberikan WhatsApp lewat fitur itu, di antaranya blokir otomatis file dan lampiran dari orang tak dikenal. Tools ini juga bisa membisukan panggilan dari nomor tidak dikenal.

Selain itu, fitur WhatsApp itu bisa dipakai untuk menonaktifkan pratinjau tautan atau link untuk mencegah pelacakan IP address, serta memblokir pesan yang bersifat spam dari kontak yang tidak terdaftar di ponsel pengguna.

Untuk mengaktifkannya, pengguna dapat masuk ke dalam pengaturan Settings, lalu memilih menu privacy, dan aktifkan fitur terbaru tersebut dalam opsi menu lanjutan.

Pengguna WhatsApp baru bisa mengaktifkan fitur perlindungan ekstra itu setelah perusahaan menyelesaikan peluncuran secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Rahayu Subekti