Viral Netizen Korea Selatan vs Asia Tenggara Saling Ejek, Ini Awal Mulanya

X
Saling hina warganet Korea Selatan dan Indonesia
Penulis: Desy Setyowati
12/2/2026, 15.49 WIB

Perdebatan antara warganet Korea Selatan dan Asia Tenggara, termasuk netizen Indonesia, viral di media sosial. Perseteruan ini bermula dari dugaan pelanggaran aturan oleh warga Korea Selatan saat konser DAY6 di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, pada 31 Januari.

Mengutip media Malaysia The Rakyat Post, seorang master fansite asal Korea Selatan diduga membawa peralatan kamera profesional, termasuk lensa berukuran besar dan panjang, ke dalam area konser. Tindakan ini melanggar peraturan penyelenggara acara.

Aksi penggemar tersebut direkam oleh warga Malaysia dan videonya dengan cepat tersebar di media sosial.

Oknum fansite tersebut telah menyampaikan permintaan maaf. Namun, sebagian warganet Korea Selatan tidak menerima kritik yang muncul dan mulai membagikan unggahan serta komentar bernada hinaan terhadap warganet Asia Tenggara.

Sejumlah komentar yang beredar mengandung unsur rasisme, menyinggung fisik, bahasa, hingga kondisi ekonomi masyarakat Asia Tenggara. Hinaan tersebut dilontarkan oleh warganet Korea Selatan yang menuntut penghormatan terhadap budaya idol yang mereka dukung.

Salah satu akun X asal Korea Selatan mengunggah gambar seekor kera dengan keterangan “Wanita Asia Tenggara yang Marah”. Pengguna X dari Asia Tenggara kemudian membalas dengan gambar serupa, namun disertai keterangan berbeda, yakni “Wajah asli orang Korea sebelum operasi plastik”.

Serangan rasis dari warganet Korea Selatan atau yang dikenal sebagai KNetz itu kemudian memicu gelombang solidaritas di kalangan netizen Asia Tenggara, termasuk dari Indonesia, Filipina, dan Thailand. Fenomena ini bahkan memunculkan istilah “SEAblings”.

Interaksi di platform X pun berkembang menjadi ajang saling ejek.

Sejumlah K-Netz menyinggung masyarakat Asia Tenggara yang menggemari K-pop karena dianggap tidak memiliki idola dari negara sendiri. Menanggapi hal tersebut, netizen Indonesia membagikan klip penyanyi Tanah Air, seperti Lyodra, Nassar, hingga grup idola No Na.

Salah satu akun X asal Korea Selatan, @ohboy3489 lantas mengunggah tangkapan layar video klip No Na yang menampilkan latar sawah dengan keterangan, “Kami tidak punya uang untuk menyewa lokasi syuting, jadi kami merekam di sawah”.

Selain itu, ada pula warganet Korea Selatan yang menghina pengguna X asal Indonesia yang menggunakan foto profil aktor Baskara Mahendra dengan komentar bernada merendahkan.

Netizen Indonesia yang sebelumnya berinteraksi menggunakan bahasa Inggris kemudian mulai membalas komentar warganet Korea Selatan dengan bahasa dan aksara daerah, seperti Jawa, Batak, hingga Sanskerta.

Hingga Kamis (12/2), saling ejek antara warganet Korea Selatan dan Asia Tenggara, termasuk netizen Indonesia, masih terus berlangsung.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.