OpenAI ChatGPT Tiba-tiba Tutup Platform Video AI Sora, Disney Kaget

Instagram
Video AI Sora 2
Penulis: Rahayu Subekti
25/3/2026, 13.27 WIB

OpenAI tiba-tiba menutup platform Sora yang sempat viral, 30 menit setelah rapat dengan Walt Disney Co,. Pembatalan mendadak proyek video AI Sora oleh pembuat ChatGPT ini disebut-sebut membuat Disney terkejut.

Sebagian tim internal Sora juga baru mengetahui keputusan OpenAI itu pada hari yang sama. "Itu adalah kejutan besar,” kata sumber dikutip dari Reuters, Selasa (24/3).

Sora sebelumnya digadang-gadang sebagai masa depan produksi konten. Platform ini memungkinkan siapa pun membuat video sinematik hanya dari prompt teks.

Bahkan Disney sempat bersiap menggelontorkan investasi hingga US$ 1 miliar atau Rp 16,98 triliun (kurs Rp 16.982 per dolar AS) dan membuka akses lebih dari 200 karakter ikoniknya.

Sora dikenal sebagai proyek yang haus komputasi. Menurut sumber Reuters lainnya, proyek ini membutuhkan sumber daya komputasi yang signifikan pada akhirnya membatasi pengembangan produk lain yang dinilai lebih menjanjikan secara finansial.

Para eksekutif OpenAI kini berfokus pada bidang penelitian lain, termasuk robotika dan pengembangan kecerdasan buatan umum (AGI). Perusahaan ini menggabungkan lebih banyak kemampuan ke dalam satu aplikasi super.

Untuk mencerminkan perubahan itu, jabatan Fidji Simo diubah dari CEO aplikasi menjadi CEO penerapan AGI. Secara terpisah, CEO OpenAI Sam Altman mengatakan tim keamanan dan keselamatan tidak akan lagi melapor langsung kepadanya.

Seorang juru bicara Disney mengatakan bahwa raksasa media hiburan tersebut menghormati keputusan OpenAI untuk keluar dari bisnis pembuatan video berbasis AI. Hal ini dilakukan untuk mengalihkan prioritasnya ke tempat lain.

Sumber Reuters mengungkapkan, saat ini, kedua pihak tengah membahas cara lain untuk berinvestasi.

Pembatalan Sora terjadi ketika OpenAI menghadapi tekanan yang semakin intensif untuk meningkatkan produk perusahaan. Khususnya di tengah persaingan perusahaan rintisan AI dan raksasa teknologi yang semakin ketat, salah satunya dengan platform video AI Seedance milik induk TikTok, ByteDance yang memicu kekhawatiran studio-studio film di Hollywood, termasuk Disney.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Rahayu Subekti