Komdigi Ungkap Alasan Wikimedia Commons Sempat Terblokir: Terdeteksi Judi

Wikimedia Commons
Wikimedia Commons
Penulis: Rahayu Subekti
27/3/2026, 11.44 WIB

Wikimedia Commons bisa diakses kembali sejak Rabu (25/3) pukul 22.00 WIB. Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi mengungkapkan situs ini sempat terblokir karena dideteksi oleh sistem sebagai konten negatif.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar menjelaskan akses domain commons.wikimedia.org sempat dibatasi, imbas mekanisme pengendalian konten atas indikasi temuan konten bermuatan perjudian.

“Tidak dapat diaksesnya Wikimedia Commons bermula dari sistem yang mendeteksi kata kunci (wording) dan konten visual yang terasosiasi memiliki kemiripan dengan kategori konten yang dilarang, khususnya perjudian, sehingga sistem memasukkan Wikimedia Commons ke dalam kategori penanganan,” kata Alexander dalam keterangan pers, Jumat (27/3).

Deteksi pengendalian konten ini, kata Alexander, bersifat preventif. Dalam kondisi tertentu dapat menghasilkan false positive terhadap situs yang bersifat netral dan memiliki fungsi edukatif.

“Setelah kami menerima informasi atas pemblokiran, tim teknis segera melakukan verifikasi manual atas indikasi temuan konten negatif termasuk peninjauan ulang terhadap parameter klasifikasi untuk memastikan akurasi deteksi. Begitu diketahui sebagai false positive, kami langsung melakukan normalisasi terhadap Wikimedia Commons,” katanya.

Alexander mengatakan kejadian itu bisa dicegah apabila Wikimedia telah masuk database whitelist. Namun, karena perusahaan belum menyelesaikan proses registrasi sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik atau PSE lingkup Privat di Indonesia, Wikimedia Commons belum masuk kategori whitelist dalam sistem pemblokiran.

Meski begitu, situs Wikimedia Commons sudah sepenuhnya dinormalisasi dan dapat diakses kembali oleh masyarakat tanpa pembatasan.

Sebagai tindak lanjut atas situasi ini, Kementerian Komdigi telah melakukan audit terhadap sistem serta koordinasi teknis internal tim pengendalian untuk memastikan evaluasi menyeluruh terhadap sistem dan mekanisme kerja untuk meningkatkan akurasi atas deteksi konten negatif.

Alexander juga meminta Wikimedia segera menuntaskan proses registrasi hingga terbit Tanda Daftar PSE sebagai bentuk kepatuhan atas ketentuan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

“Kami berkomitmen untuk menjaga ruang digital Indonesia tetap aman dari konten ilegal, serta memastikan setiap langkah kebijakan dilakukan secara proporsional, berbasis bukti dan mengedepankan prinsip kehati-hatian. Kepercayaan publik menjadi hal yang utama dalam setiap upaya yang kami lakukan,” ujar dia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Rahayu Subekti