Netflix diam-diam kembali menaikkan harganya. Dilansir dari Business Insider, Rabu (1/4), Mereka menaikkan harga langganan di Amerika Serikat (AS) untuk semua paketnya pada akhir Maret 2026.
Paket berlangganan Netflix di AS ada tiga jenis yakni standar dengan iklan, standar tanpa iklan, dan premium. Mereka mengerek biaya berlangganan untuk paket standar dengan iklan sebesar US$ 1 per bulan atau Rp 17.002 pe bulan (kurs Ro 17.002).
Sementara itu, paket standar juga naik hingga US$ 2 per bulan atau setara Rp 34.004. Dengan kenaikan biaya berlanggan itu maka harga Netflix di AS saat ini berkisar US$ 9 hingga US$ 27 per bulan atau setara Rp 153.018 per bulan hingga Rp 259.054 per bulan.
Mengutip TechCrunch, Netflix menyebut kenaikan harga ini sebagai penyesuaian atas peningkatan kualitas layanan dan ragam hiburan yang mereka tawarkan. Dalam setahun terakhir, platform ini agresif memperkaya kontennya mulai dari ekspansi siaran langsung hingga peluncuran format baru seperti podcast video.
Kenaikan harga ini berlaku untuk pelanggan baru, Sementara pelanggan lama akan merasakan kenaikan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan, dengan pemberitahuan melalui email setidaknya satu bulan sebelumnya.
Kenaikan ini menjadi yang pertama sejak Januari 2025. Sejak saat itu, Netflix juga terus melakukan pembaruan platform, termasuk rencana perombakan aplikasi mobile dan pengembangan fitur video pendek untuk meningkatkan keterlibatan pengguna.
Keputusan menaikkan harga ini datang tak lama setelah Netflix mundur dari upaya akuisisi studio milik Warner Bros. Discovery. Dalam proses tersebut, proposal dari Paramount Skydance dinilai lebih unggul, sehingga Netflix memilih tidak melanjutkan tawaran senilai US$ 82,7 miliar atau setara Rp 1.405,07 triliun.
Dalam komunikasi sebelumnya kepada investor, Netflix juga menekankan bahwa kenaikan harga dilakukan secara berkala untuk mendukung pengembangan program dan memperluas katalog hiburan.
Di sisi lain, langkah ini juga dinilai sebagai upaya kompensasi potensi kehilangan pelanggan akibat pembatalan langganan.
“Kami sesekali akan meminta anggota kami untuk membayar sedikit lebih banyak sehingga kami dapat berinvestasi kembali untuk lebih meningkatkan Netflix,” tulis Netflix kepada investor dikutip dari Decider.