Telkom Beri Internet Gratis dan Paket Darurat 3GB untuk Korban Gempa NTT

Telkom
Internet gratis Telkom untuk korban gempa NTT
Penulis: Desy Setyowati
18/8/2026, 08.27 WIB

Telkom Group menyediakan paket data darurat dan akses internet gratis bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Perusahaan juga menyediakan kartu perdana SIMPATI gratis, paket data darurat dan voucer internet.

Direktur Network Telkom Nanang Hendarno mengatakan, dalam situasi bencana, kebutuhan untuk tetap terhubung menjadi semakin penting, baik bagi masyarakat untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun bagi perusahaan sebagai petugas dan pihak yang terlibat dalam melakukan penanganan di lapangan.

"Oleh karena itu, Telkom Group menghadirkan berbagai dukungan konektivitas di titik-titik strategi dan masyarakat tetap memiliki akses komunikasi yang dapat diandalkan,” kata Nanang dalam keterangan pers, Senin (17/8).

Akses internet gratis yang diberikan oleh Telkom di antaranya:

  • Posko Siaga Bencana Telkomsel di beberapa lokasi, yakni Gelora Samador Maumere, GraPARI Maumere, dan Telkomsel Authorized Partner (TAP) Rajawali Maumere.
  • Mempersiapkan akses internet di posko Mbay Nagekeo, TAP Borong, dan TAP Ruteng, serta Kantor Wilayah Telkom di Flores dan sekitarnya
  • Telkomsel menyediakan layanan IndiHome berkecepatan 200 Mbps dan Mesh WiFi secara gratis di Posko Gelora Samador Maumere. Akses ini salah satunya dimanfaatkan oleh Kepolisian Resor Sikka untuk menghadirkan hiburan bagi anak-anak melalui pemutaran film di posko pengungsian.

Selain menyediakan internet gratis di posko, Telkom Group memberikan kartu perdana SIMPATI dan voucer kuota untuk masyarakat yang membutuhkan, serta Paket Darurat bagi pelanggan Telkomsel sebesar 3GB kuota, 1.000 SMS, dan 300 menit telepon seharga Rp1 dengan masa berlaku tujuh hari yang dapat diaktifkan melalui *888*20#.

Untuk menghadirkan akses informasi penanganan di lapangan secara real-time, Hotline Tanggap Bencana TelkomGroup di 0800-111-9000 juga tersedia dan dapat diakses 24 jam secara bebas pulsa. Masyarakat dapat memanfaatkan hotline itu untuk mendapatkan informasi dan perkembangan terkait kondisi layanan serta penanganan bencana.

85% Layanan Telkomsel Pulih di NTT

Gempa bumi di NTT pada Sabtu (15/8) menyebabkan terganggunya sejumlah infrastruktur telekomunikasi Telkom Group yang berdampak pada penurunan kualitas layanan mobile dan fixed broadband, serta layanan digital lainnya di beberapa titik terdampak.

Telkom pun mengerahkan sumber daya teknis dan mengoptimalkan sistem pasokan cadangan listrik untuk memulihkan konektivitas. 

“Alhamdulillah trafik sudah berlangsung normal, walaupun pada awalnya terdapat sekitar 50% BTS Telkomsel gangguan, namun saat ini sejalan dengan upaya perbaikan perbaikan yang kami lakukan dan listrik yang mulai kembali, sebagian besar sudah pulih,” ujar Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dikutip dari keterangan pers, Minggu (16/8).

Seluas 85% dari total 735 site BTS Telkomsel telah kembali beroperasi, sementara sisanya masih dalam proses penanganan. Pemulihan terus diprioritaskan di sejumlah wilayah terdampak, antara lain Nagekeo, Manggarai Timur, Manggarai, Manggarai Barat, Alor, Ende, dan Ngada, dengan mempertimbangkan kondisi lapangan dan kesiapan infrastruktur pendukung.

Sekitar 400 BTS dan 2.600 pelanggan IndiHome yang sempat terdampak gempa NTT juga sudah pulih kurang dari 24 jam. Selain itu, sebanyak 16.788 atau 98,3% dari total 17.062 pelanggan IndiHome telah terlayani, sementara lainnya masih dalam proses pemulihan layanan secara bertahap.

Dari sisi infrastruktur utama, jaringan backbone Telkom Group masih berfungsi berkat adanya jalur cadangan yang menjaga layanan tetap berjalan. Namun demikian, terputusnya sejumlah fiber optik di darat dan laut menyebabkan kapasitas layanan di beberapa titik mengalami penurunan. 

Guna mempercepat proses pemulihan, 300 tim teknis Telkom Group bergerak di wilayah terdampak untuk melakukan asesmen, pemulihan jaringan, serta penanganan infrastruktur pendukung dengan berkoordinasi bersama pihak-pihak terkait. Upaya ini dilakukan secara bertahap dengan tetap mengutamakan titik prioritas, serta keselamatan personel dan masyarakat sekitar.

Telkom Group juga terus memaksimalkan sumber daya listrik mandiri berupa genset bergerak dan genset tetap di area masing-masing. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan layanan sekaligus mendukung cadangan pemulihan sambil menunggu normalisasi pasokan listrik.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.