Protes Krisis Iklim, Serangan Ekstrem Kiri Buat Ribuan Rumah di Berlin Gelap

Vecteezy.com/Artinun Prekmoung
Ilustrasi jaringan listrik, power grid
6/1/2026, 11.23 WIB

Serangan pembakaran yang diduga dilakukan kelompok ekstrem kiri telah menyebabkan puluhan ribu rumah dan bisnis di Berlin, Jerman kehilangan aliran listrik di tengah suhu yang mendekati titik beku.

Pejabat setempat mengaitkan pemadaman listrik ini dengan serangan pembakaran oleh The Vulkangruppe (Kelompok Vulkan), sebuah kelompok ekstremis sayap kiri. Vulkangruppe dilaporkan menerbitkan sebuah surat tak lama setelah serangan tersebut, mengklaim bertanggung jawab atas insiden itu. 

Mereka mengatakan tindakan mereka ditujukan terhadap industri energi berbasis bahan bakar fosil, dengan alasan krisis iklim dan pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan.

“Serangan yang menargetkan jaringan listrik kami ini bukanlah ekstremisme sayap kiri. Itu adalah terorisme sayap kiri, dan hal itu harus dinyatakan dengan jelas,” kata Iris Spranger, Menteri Dalam Negeri Berlin, dalam sebuah konferensi pers dikutip dari CNBC, Selasa (6/1).

Menurut operator jaringan Stromnetz Berlin, kebakaran di barat daya Berlin pada hari Sabtu (3/1) memicu pemadaman listrik besar-besaran, dengan sekitar 45.000 rumah tangga dan 2.200 entitas komersial di empat distrik terdampak.

Penyebabnya diidentifikasi sebagai kebakaran pada jembatan kabel di atas Kanal Teltow dekat pembangkit listrik Lichterfelde, yang mengakibatkan beberapa kabel rusak. 

Pasokan Listrik Akan Pulih pada Kamis Sore

Stromnetz Berlin mengatakan sekitar 10.000 rumah tangga dan 300 bisnis di distrik Lichterfelde, Berlin, telah mendapatkan kembali pasokan listrik, meskipun 35.000 rumah tangga dan 1.900 bisnis masih terdampak.

Perusahaan jaringan tersebut mengatakan pasokan listrik untuk semua pelanggan diperkirakan baru akan pulih sepenuhnya pada Kamis (8/1) sore, di saat Berlin sedang mengalami kondisi bersalju dan suhu harian di bawah nol derajat.

Pemadaman listrik ini terjadi sekitar empat bulan setelah dugaan serangan pembakaran terhadap jaringan listrik di tenggara Berlin yang memengaruhi sekitar 50.000 rumah tangga. 

Vulkangruppe sebelumnya juga mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap pasokan listrik pabrik gigafactory Tesla di dekat Berlin pada tahun 2024. Insiden tersebut memaksa perusahaan milik Elon Musk itu menghentikan produksi untuk sementara waktu.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nuzulia Nur Rahmah