Grab Ajak Mitra Merchant Kurangi Sampah Plastik

Grab Indonesia
Grab Indonesia meluncurkan Panduan Transisi Kemasan Berkelanjutan (Sustainable Packaging Playbook), sebuah panduan bagi Mitra Merchant di layanan GrabFood.
Penulis: Hari Widowati
24/2/2026, 11.18 WIB

Grab Indonesia meluncurkan Panduan Transisi Kemasan Berkelanjutan (Sustainable Packaging Playbook) bagi mitra merchant GrabFood untuk menggunakan kemasan ramah lingkungan. Panduan yang dikembangkan Grab Bersama World Resources Institute (WRI) dan Bestari Sustainability ini akan mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai.

Pertumbuhan pesat layanan pesan-antar makanan dan belanja online dalam beberapa tahun terakhir turut meningkatkan penggunaan kemasan plastik sekali pakai yang kini menjadi perhatian dalam pengelolaan sampah. Berdasarkan Analisis Studi Bestari (2025), satu pesanan berpotensi menghasilkan sekitar 50 gram plastik sekali pakai. Jika diakumulasi dari 100 restoran atau toko, jumlah tersebut dapat mencapai sekitar 85 ribu kilogram sampah plastik per tahun.

Sejalan dengan upaya pengurangan sampah plastik dan dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, panduan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mitra merchant untuk mengikuti arahan pemerintah yang menargetkan pelarangan total penggunaan plastik sekali pakai (seperti styrofoam, kantong plastik, alat makan plastik, kemasan saset, dan sedotan plastik) pada tahun 2030.

Panduan Transisi Kemasan Berkelanjutan Grab diperkenalkan dalam acara Teras Perwira, sebuah forum kolaboratif Grab yang dirancang sebagai ruang dialog dan pemberdayaan bagi mitra merchant Grab. Selain melibatkan ratusan mitra merchant, acara ini juga dihadiri mitra vendor solusi kemasan ramah lingkungan dan Perwakilan Direktorat Jenderal Pengurangan Sampah dan Pengembangan Ekonomi Sirkular, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), sebagai pemangku kepentingan terkait, di Jakarta, pada 29 Januari 2026.

Panduan ini berupa buku dan video edukasi transisi kemasan berkelanjutan, termasuk uji coba penerapan bersama sejumlah mitra merchant yang mulai mengeksplorasi penggunaan kemasan berkelanjutan. Grab menyatakan kunci percepatan adopsi kemasan berkelanjutan adalah lewat pendekatan kolaboratif dengan melibatkan mitra usaha, penyedia solusi kemasan ramah lingkungan, pemerintah, dan komunitas guna memastikan upaya pengurangan sampah plastik dilakukan secara terukur dan berkelanjutan di industri pesan-antar makanan.

Transisi Menuju Penggunaan Kemasan Berkelanjutan

Neneng Goenadi, Chief Executive Officer (CEO) Grab Indonesia, mengatakan melalui pendekatan ini, Grab berkomitmen untuk terus mendorong dan mendampingi mitra merchant dalam memahami serta bertransisi untuk menggunakan kemasan yang lebih berkelanjutan, sebagai bagian dari kontribusi bersama untuk lingkungan Indonesia.

"Fokus utama Grab tetap konsisten: memastikan transisi ini bersifat inklusif, sehingga aspek keberlanjutan tidak hanya menjadi milik bisnis besar, namun juga menjadi identitas bagi setiap mitra merchant di seluruh Nusantara," ujar Neneng, dalam keterangan resmi, Selasa (24/2). 

Salah satu mitra merchant yang telah merasakan manfaat langsung setelah beralih ke penggunaan kemasan daur ulang adalah Sinta dari Wing Emperor.

“Sejak mengikuti panduan dari Grab, kami merasakan respons yang sangat positif dari pelanggan. Kini produk kami dikemas dengan material yang lebih ramah lingkungan tanpa mengurangi kualitas dan higienitas," ujar Sinta.

Menurutnya, panduan tersebut membantu usahanya memilih kemasan yang tepat dan menjalani proses transisi secara bertahap. "Kami jadi lebih percaya diri menghadirkan pengalaman yang lebih baik bagi pelanggan sekaligus ikut berkontribusi mengurangi sampah plastik sekali pakai.”

Grab juga membuka ruang bagi masyarakat luas untuk turut berkontribusi dalam langkah hijau melalui inisiatif GrabExpress Recycle. Layanan ini memungkinkan pengguna aplikasi untuk mengirimkan sampah kemasan, seperti botol plastik dan kardus bekas ke bank sampah atau lokasi daur ulang terdekat dengan mudah.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.