Jakarta, Badung, dan Pekanbaru bergabung bersama Palangkaraya masuk dalam daftar wilayah dengan kualitas udara terbaik di Indonesia pagi ini, Senin (2/2). Dari pantauan situs IQAir pukul 07.08 WIB, poin AQI wilayah-wilayah tersebut tidak melebihi 50.
Kualitas udara yang tergolong baik dinilai menjadi waktu yang tepat untuk beraktivitas di luar ruangan.
"Ini adalah waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko yang ditimbulkan oleh udara yang dihirup," demikian pernyataan IQAir, dikutip pada Senin (2/2).
Berikut daftar lima wilayah dengan kualitas udara terbaik pagi ini:
- Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dengan poin AQI 31 atau dalam kategori baik
- Badung, Bali, dengan poin AQI 44 atau dalam kategori baik
- Pekanbaru, Riau, dengan poin AQI 45 atau dalam kategori baik
- Jakarta, dengan poin AQI 50 atau dalam kategori baik
- Serpong, Banten, dengan poin AQI 51 atau dalam kategori sedang
Di sisi lain, kualitas udara Kota Pontianak di Kalimantan Barat tercatat paling buruk di Indonesia pagi ini. Dengan poin AQI 174, kualitas udara Pontianak tergolong tidak sehat.
Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.
“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” demikian dikutip dari laman IQAir.
IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Sedangkan di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terburuk bahkan mencapai kategori sangat tidak sehat, yaitu Lahore, Pakistan. Berikut daftarmya:
- Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 299 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 255 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Kairo, Mesir, dengan poin AQI 209 atau dalam kategori sangat tidak sehat
- Karachi, Pakistan, dengan poin AQI 193 atau dalam kategori tidak sehat
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dengan poin AQI 186 atau dalam kategori tidak sehat
Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, Kota Seattle di Amerika Serikat justru memiliki kualitas udara paling sehat di dunia. Poin AQI kota tersebut terpantau 4. Berikutnya disusul Krasnoyarsk di Rusia dengan poin AQI 7 dan Auckland di Selandia Baru dengan poin AQI 11. Kualitas udara ketiganya tergolong baik.
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Kategori baik memiliki rentang PM 2,5 0-50, kategori sedang memiliki rentang PM2,5 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang PM 2,5 101-15o.
Sedangkan kategori tidak sehat dengan rentang PM 2,5 di angka 151-200 dan kategori sangat tidak sehat 200-299. Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.
Kategori berbahaya pada rentang PM 2,5 300-500 . Kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.