Wika Tirta Jaya Jatiluhur Raih Pendanaan Hijau Rp 1,29 Triliun
PT WIKA Tirta Jaya Jatiluhur (WTJJ) mengumumkan perolehan Pendanaan Hijau senilai Rp1,29 triliun. Penandatanganan Perjanjian Pendanaan Hijau dilakukan pada tanggal 29 September 2025
Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Utama WTJJ, Rendy Ardiansyah, dengan AVP Commercial VI Banking Bank Mandiri, Dirasia Sitepu. Acara juga disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Cipta Karya, Dewi Chomistriana, serta dihadiri oleh para pejabat dan jajaran direksi dari WTJJ, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sebagai pemegang saham mayoritas, dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia.
Pendanaan ini sendiri menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur I, yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Direktur Utama WTJJ, Rendy Ardiansyah, menyampaikan bahwa pendanaan hijau ini merupakan kepercayaan para stakeholder terhadap fundamental dan prospek bisnis perusahaan.
“Pendanaan ini akan digunakan untuk menggantikan fasilitas kredit konvensional yang ada dan menambah plafon fasilitas yang bersumber dari dana hijau sehingga semakin memperkuat posisi fundamental bisnis WTJJ. Hal ini diharapkan memberikan manfaat optimal bagi pemegang saham, pemerintah, dan masyarakat,” katanya dalam pernyataan resmi, Rabu (15/10).
Sementara itu, Direktur Pembina WTJJ, Hadjar Seti Adji, mengungkapkan pendanaan hijau ini mendukung kelangsungan perusahaan sekaligus memperkuat pengakuan prinsip ESG yang dijalankan WTJJ di tingkat nasional, regional, dan global.
“Sebagai pemegang saham mayoritas, PT Wijaya Karya selalu mendorong seluruh anak perusahaannya untuk menerapkan ESG dan manajemen hijau. Kami yakin dapat semakin memperkokoh sebagai pelopor sektor air minum berkelanjutan di Indonesia,” kata dia.
Senada, Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum, Dewi Chomistriana, mengatakan langkah ini menunjukkan bahwa pengelolaan infrastruktur air tidak hanya fokus pada ketersediaan, tetapi juga keberlanjutan, tata kelola yang baik, dan kontribusi pada agenda global ESG.
“Proyek SPAM Regional Jatiluhur I yang merupakan Proyek Strategis Nasional dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) menjadi kebanggaan, dan pendanaan hijau ini akan semakin meningkatkan kepercayaan terhadap skema KPBU khususnya di sektor air minum,” ujarnya.