Indeks Saham Energi Bersih Reli Kencang, Jauh Ungguli S&P 500

Vecteezy.com/Sarawuth Pamoon
London Stock Exchange Group (LSEG) mencatat pendapatan global dari produk dan jasa ramah lingkungan melesat dan kinerja saham perusahaan yang memeroleh lebih dari 20 persen pendapatan dari aktivitas hijau cenderung mengungguli kinerja pasar saham secara luas.
22/6/2026, 15.41 WIB

Saham-saham sektor energi bersih sedang menikmati reli kuat. Bila dihitung sejak akhir 2024, S&P Global Clean Energy Transition Index telah naik lebih dari 80 persen, jauh melampaui kenaikan S&P 500 yang sekitar 20 persen.

Indeks S&P Global Clean Energy Transition mencakup perusahaan yang bergerak di transisi energi bersih, termasuk energi surya, angin, baterai, jaringan listrik, dan teknologi rendah karbon. Sedangkan S&P 500 merepresentasikan 500 perusahaan besar di Amerika Serikat dan menjadi acuan utama pasar saham global.

Dikutip dari Bloomberg, London Stock Exchange Group (LSEG) dalam laporan riset terbarunya mencatat pendapatan global dari produk dan jasa ramah lingkungan mencapai US$5,5 triliun atau setara Rp98 ribu triliun pada tahun lalu. Laju pertumbuhan pendapatan tahun lalu juga disebut yang tercepat sejak 2022. 

Riset tersebut mencakup lebih dari 21.000 perusahaan global dan mendefinisikan ekonomi hijau sebagai pendapatan yang berasal dari solusi lingkungan, mulai dari energi terbarukan, pengelolaan air bersih, efisiensi energi, hingga daur ulang.

Meski di tengah ketegangan geopolitik dan menurunnya prioritas kebijakan iklim di sejumlah negara besar, terutama Amerika Serikat, sektor ini tetap relatif tangguh. LSEG menilai transisi energi kini memasuki fase baru, dimana pendorong utama tidak hanya dekarbonisasi, tetapi juga keamanan energi dan daya saing ekonomi.

LSEG juga menemukan bahwa kinerja saham perusahaan yang memeroleh lebih dari 20 persen pendapatan dari aktivitas hijau cenderung mengungguli pasar saham secara luas.

Global Head of Sustainable Investment Research LSEG Jaakko Kooroshy mengatakan bagi investor yang sempat menjauh dari saham-saham hijau, pertumbuhan terbaru ini seharusnya menjadi alasan untuk “melihat kembali secara serius” dan mengevaluasi kembali eksposur mereka terhadap sektor tersebut.

Berikut 10 perusahaan dengan bobot (weight) terbesar di indeks S&P Global Clean Energy Transition.

PerusahaanKodeBidang Bisnis Hijau Utama
Bloom Energy CorpBEFuel cell & teknologi hidrogen untuk pembangkit listrik
First Solar IncFSLRPanel surya
Nextpower IncNXTInfrastruktur energi terbarukan & penyimpanan energi
Enphase Energy IncENPHInverter tenaga surya & sistem manajemen energi rumah
China Yangtze Power Co A600900Pembangkit listrik tenaga air
Plug Power IncPLUGHidrogen hijau & fuel cell untuk transportasi & industri
SolarEdge Technologies IncSEDGInverter & sistem optimasi panel surya
Vestas Wind Systems A/SVWSTurbin angin (wind energy equipment)
Equatorial Energia S.A.EQTL3Perusahaan listrik & distribusi energi (Brasil)
Suzlon Energy Ltd532667Turbin angin & solusi energi angin (India)

Sumber: S&P Global Clean Energy Transition Index (Diolah)


S&P Global Clean Energy Transition Index (S&P Global)
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.