Menteri Trenggono Incar Rp4,6 Triliun di Konferensi Laut OOC, Ini Proyeknya

KKP
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono di konferensi laut internasional Our Ocean Conference (OOC), di Kenya, Juni 2026.
23/6/2026, 18.55 WIB

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membidik dukungan dana internasional senilai USD260 juta atau sekitar Rp4,6 triliun, dalam konferensi laut Our Ocean Conference (OOC) ke-11 di Mombasa, Kenya.

Dalam konferensi tersebut, Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono memaparkan empat komitmen baru pemerintah di bidang kelautan untuk bisa menggaet pendanaan tersebut. “Komitmen ini menegaskan langkah konkret Indonesia,” ujarnya dikutip dari siaran resmi KKP, Selasa (23/6).

Komitmen pertama yaitu penguatan tata kelola ruang laut. Ini mencakup integrasi perencanaan tata ruang darat dan laut ke dalam tata ruang nasional dan provinsi, penyusunan regulasi zonasi lintas wilayah, serta memasukkan kawasan strategis nasional karbon biru ke dalam perencanaan tata ruang nasional. 

Kedua, penetapan 700 ribu hektare kawasan konservasi laut baru pada tahun ini. Langkah ini menjadi bagian dari target jangka panjang Indonesia untuk memperluas kawasan konservasi laut hingga 30 persen dari total wilayah perairan nasional atau sekitar 97,5 juta hektare pada 2045.

Ketiga, pemerintah akan mengevaluasi efektivitas pengelolaan 19,1 juta hektare kawasan konservasi laut yang telah ada. Evaluasi ini ditujukan untuk memastikan manfaat konservasi dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat pesisir dan menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

Terakhir, pemerintah akan menyiapkan satu proyek percontohan karbon biru yang akan menjadi model dan dapat direplikasi di berbagai wilayah Indonesia.

Trenggono menyatakan kesiapan Indonesia memperdalam kemitraan dengan negara sahabat, organisasi internasional, dan seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat aksi nyata untuk menjaga laut tetap sehat dan produktif. “Kami percaya bahwa tantangan laut bersifat lintas batas, sehingga membutuhkan kolaborasi global yang kuat," ujarnya.

KKP menjelaskan bahwa Indonesia sudah mengikuti Our Ocean Conference (OOC) sejak 2016. Pada OOC ke-5 yang digelar di Bali pada 2018, Indonesia bahkan menjadi tuan rumah dan menyampaikan 23 komitmen konkret di sektor perlindungan laut, dengan nilai pendanaan sekitar US$500 juta atau setara Rp7-8 triliun untuk berbagai aksi konservasi.

Selama sembilan tahun keikutsertaannya dalam forum global tersebut, Indonesia melalui KKP telah menyampaikan total 73 komitmen untuk menjaga kesehatan laut. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas