Profil PSI, Partai Anak Muda Kena Sindir Megawati

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/YU
Sejumlah kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membentangkan poster sebelum penyerahan berkas pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2024 di gedung KPU, Jakarta, Rabu (10/8/2022).
13/1/2023, 17.39 WIB

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta maaf kepada Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Hal ini terkait dengan langkah PSI mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai calon presiden untuk Pilpres 2024.

Ganjar merupakan kader PDIP. Sedangkan partai berlambang banteng bermoncong putih tersebut belum menentukan kandidat capresnya.

Megawati menyindir partai politik yang mendompleng kader dari partai lain. Dalam pernyataannya saat ulang tahun PDIP ke-50, Selasa (10/1), ia menyebut langkah tersebut menimbulkan kesan parpol tidak memiliki kader sendiri. 

Sehari kemudian, Wakil Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie mengakui pidato itu merujuk ke partainya. “Untuk itu, dalam kesempatan ini dengan segala kerendahan hati PSI minta maaf kepada ibu Mega,” katanya dalam video yang diunggah di kanal media sosial YouTube PSI.

Grace bahkan menyebut PSI sebagai adik PDIP karena keduanya partai nasionalis. "Kami akan selalu berjuang untuk kemajuan dan keutuhan NKRI," ucapnya. 

Sejarah PSI

Berdiri pada November 2014, PSI muncul dengan misi menghadirkan pembaruan dalam politik Indonesia. Hal ini tercermin dari para pendirinya yang sebagian merupakan pendatang baru di politik, seperti Grace dan Isyana Bagoes Oka.

Keduanya lebih dulu dikenal sebagai presenter acara berita di televisi nasional. Ketika mendirikan PSI, mereka berumur 30an tahun.

Halaman:
Reporter: Dzulfiqar Fathur Rahman