Bayar Utang, Entitas Grup Sinarmas Terbitkan Obligasi Rp 4 Triliun

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/nz
Layar menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (30/12/2020).
Penulis: Ihya Ulum Aldin
Editor: Lavinda
21/5/2021, 12.01 WIB

Entitas Grup Sinarmas, PT OKI Pulp & Paper Mills berencana menerbitkan surat utang dengan target raihan dana mencapai Rp 4 triliun. Jumlah itu terdiri dari penerbitan obligasi Rp 3 triliun, dan sukuk mudharabah maksimal Rp 1 triliun.

Berdasarkan prospektus yang terbit pada Jumat (21/5), perusahaan bisnis industri bubur  kertas, dan industri kimia dasar ini akan menggunakan 40% dari dana hasil penerbitan obligasi untuk membayar angsuran utang.

Berdasarkan laporan keuangan 2020, OKI Pulp & Paper Mills memiliki total liabilitas senilai US$ 2,67 miliar atau setara Rp 38,24 triliun dengan asumsi kurs Rp 14.300. Liabilitas jangka pendeknya senilai US$ 968,09 juta sedangkan jangka panjangnya US$ 1,7 miliar.

Selain itu, 15% dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk belanja modal. Beberapa di antaranya, membeli mesin dan peralatan untuk pulp, tissue dan chemical, pekerjaan sipil, dan infrastruktur.

"Sisanya (penerbitan obligasi) akan dipergunakan untuk modal kerja Perseroan yang terdiri antara lain adalah pembelian bahan baku, bahan pembantu produksi, energi dan bahan bakar, barang kemasan serta biaya overhead," kata Manajemen OKI Pulp & Paper Mills dikutip dari prospektus.

Terkait penerbitan sukuk mudharabah, sebanyak 40% dana akan digunakan untuk kegiatan usaha perseroan menggantikan dana yang bersumber dari utang. Sebanyak 15% dana akan digunakan untuk belanja modal yang terdiri dari, pembelian mesin dan peralatan untuk pulp, tissue dan chemical, pekerjaan sipil dan infrastruktur.

Halaman:
Reporter: Ihya Ulum Aldin