Emiten e-commerce, PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), berencana melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) dalam rangka pelaksanaan program kepemilikan saham manajemen dan karyawan (MESOP).

Berdasarkan pengumuman yang disampaikan manajemen Bukalapak, periode pelaksanaan MESOP ini akan dilaksanakan pada 3 Oktober 2022 sampai dengan 11 November 2022 dengan jumlah saham yang ditawarkan sebanyak-banyaknya 5.060.345.150 saham baru pada harga pelaksanaan Rp 783 per saham.

Memang, harga yang ditawarkan MESOP ini lebih tinggi dari rata-rata harga saham Bukalapak yang saat ini diperdagangkan di kisara Rp 280 sampai dengan Rp 288 per saham.

Sehingga, dari aksi korporasi ini, emiten bersandi BUKA tersebut berpotensi menghimpun dana senilai Rp 3,96 triliun.

"Apabila terdapat hak opsi yang belum dikonversi dapat dilakukan pada periode pelaksanaan MESOP berikutnya," kata Direktur Bukalapak, Teddy Nuryanto Oetomo, dikutip Rabu (28/9).

Halaman: