IHSG Diprediksi Melemah, Analis Rekomendasikan Saham BREN dan TKIM

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/tom.
Seorang karyawan memotret layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (4/3/2024). IHSG ditutup melemah 35,16 poin atau 0,48 persen ke level 7.276,75.
4/4/2024, 07.16 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diprediksi melemah terbatas pada perdagangan Kamis (4/4). Poyeksi neraca perdagangan Amerika Serikat yang masih defisit diperkirakan akan menekan dolar AS.

Phintraco Sekuritas mengatakan jika pasar menunggu beberapa rilis data ekonomi untuk kawasan Eropa. Ada rencana pertemuan yang akan membahas kebijakan moneter di kawasan Eropa pada Kamis (4/4) waktu setempat.

Realisasi inflasi Euro Area di Maret 2024 yang lebih rendah dari perkiraan membuka ruang pemangkasan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa.

Dari Amerika Serikat, proyeksi neraca perdagangan untuk Februari kembali menunjukkan defisit yang semakin melebar, diperkirakan mencapai US$ 68 miliar. Ini disebabkan oleh peningkatan impor yang berkelanjutan selama dua bulan terakhir, mencapai kisaran US$ 300 miliar. Sementara ekspor cenderung stagnan sekitar kisaran US$ 250 miliar. 

"Kondisi ini diperkirakan memicu pelemahan dolar AS dalam jangka pendek," kata Phintraco Sekuritas dalam keterangan resminya Kamis (4/4).

Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham untuk perdagangan hari ini yakni PT Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT  Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), PT Elnusa Tbk (ELSA), PT Perusahaan Perkebunan London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI).

Halaman:
Reporter: Patricia Yashinta Desy Abigail