Manuver Emtek (EMTK) Borong 325 Juta Saham SCMA, Seperti Apa Kinerjanya?

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
Penulis: Karunia Putri
7/8/2025, 06.37 WIB

Emiten PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) atau Emtek membeli 325 juta saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA). Transaksi tersebut diangsur sebanyak tiga kali.

Merujuk keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan kepada Bursa Efek Indonesia Corporate Secretary Emtek, Titi Maria Rusli mengatakan, transaksi tersebut ditujukan untuk investasi Emtek pada SCMA dengan status kepemilikan langsung.

“325.024.100 saham mewakili 0,44% dari total saham yang dikeluarkan dan disetor SCMA,” kata Titi dalam keterbukaan informasi dikutip, Kamis (7/8).

Titi melanjutkan, Emtek melakukan pembembelian saham SCMA dalam tiga tahap. Pertama membeli sebanyak 49,56 juta saham dengan harga Rp 193 per saham pada Senin (28/7). 

Pada kesempatan kedua, Emtek membeli sebanyak 130,69 juta dengan harga Rp 199 per saham pada Jumat (1/8). Dan terakhir membeli sebanyak 144,75 juta saham dengan harga Rp 227 per saham pada Senin (4/8). 

Bila dikalkulasikan, Emtek telah menggelontorkan dana sebesar Rp 68,42 miliar untuk membeli saham SCMA. menuntaskan transaksi pembelian saham tersebut. Setelah transaksi tersebut, jumlah kepemilikan saham Emtek pada SCMA meningkat menjadi 48,90 miliar saham dengan persentase hak suara sebanyak 66,11% dari 48,57 miliar saham atau dengan persentase hak suara sebanyak 65,67%. 

Kinerja Keuangan Emtek Selama Semester 1

Selama paruh pertama tahun ini, Emtek menorehkan kenaikan laba bersih sebesar 2.716%. Lonjakan ini menjadi sorotan di tengah dinamika sektor teknologi dan media, apalagi Emtek sempat mencatatkan kinerja yang tidak terlalu mencolok di tahun sebelumnya.  

Merujuk laporan keuangan yang dipublikasi perseroan, Emtek mencatatkan laba bersih sebesar Rp 4,22 triliun melonjak hebat dari perolehan laba bersih tahun sebelumnya yaitu Rp 150,35 miliar pada 2024. Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh kenaikan pendapatan neto Emtek menjadi Rp 8,80 triliun dari Rp 5,34 triliun dalam periode yang sama secara tahunan atau year on year (yoy).   

Pendapatan Emtek didapatkan dari bisnis iklan sebesar Rp 2,44 triliun. Selanjutnya jasa pergudangan, penunjang penerbangan, katering dan perbengkelan pesawat udara menyumbang sebesar Rp 1,53 triliun. Bisnis ini naik pesat 205,44% dari pendapatan tahun sebelumnya sebesar Rp 505,45 miliar.

Kemudian ada jasa kesehatan dan rumah sakit sebesar Rp 1,21 triliun. Ada pula jasa VSAT, perbaikan, perawatan dan dukungan teknis sebesar Rp 370,22 miliar, dan penjualan barang sebesar Rp 105,62 miliar.  Emtek juga mencatatkan pendapatan lain-lain sebesar Rp 3,13 triliun. Jumlah ini melonjak 374%% dari pendapatan lainnya di tahun sebelumnya sebesar Rp 661,13.

Kenaikan pendapatan Emtek juga mengerek beban beban pokok pendapatan perseroan yang menebal dari Rp 6,41 triliun dari Rp 3,56 triliun secara yoy. Kendati demikian, laba usaha perseroan menurun menjadi Rp 345,66 miliar dari Rp 468,55 miliar.



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri