BSI (BRIS) Targetkan Pertumbuhan Dana Haji Rp 1 Triliun Tiap Bulan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI menargetkan pertumbuhan dana haji mencapai Rp 1 triliun setiap bulannya. Emiten pelat merah itu tengah mendorong optimalisasi dana murah lewat tabungan haji.
“Untuk target tabungan haji kami ada program, jadi programnya satu bulan pertumbuhan dana haji Rp 1 triliun, jadi one month one triliun, sekarang sudah sampai di 51% Alhamdulillah,” kata Direktur Sales & Distribution BSI, Anton Sukarna ketika temu media di Jakarta, Rabu (13/8).
Seiring dengan itu tren pendaftaran haji meningkat. Tahun 2023-2024 jumlah pendaftar haji di BSI naik 23%. Sejalan dengan meningkatnya animo berhaji, masyarakat juga mulai sadar digital di mana mendaftarkan haji lewat aplikasi mobile banking di mana per posisi tahun 2024 sebanyak 42%.
Mengacu pada data Kementerian Agama, saat ini jumlah daftar tunggu jamaah haji Indonesia mencapai 5,2 juta jamaah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 62,70% berasal dari BSI atau sekitar 3,2 juta nasabah Tabungan Haji BSI saat ini sedang dalam antrian masa tunggu.
“Masa tunggu haji yang panjang harus dipersiapkan dengan baik. Dengan cara terus menabung dana persiapan pelunasan haji agar 15-25 tahun mendatang dana haji sudah siap”, ujar Anton.
Sementara biaya haji juga berpotensi naik sejalan inflasi dan perubahan nilai tukar. Masa tunggu haji di Indonesia antara 16-36 tahun bergantung pada wilayah. Inilah yang menjadi fenomena bergulir tiap tahunnya di masyarakat, bahwa terjadi penumpukan antrian masa tunggu haji di Indonesia.
Tren tabungan haji di BSI naik 18,74% secara year on year atau sekitar 6.18 juta rekening dan dana Rp 14,2 triliun. Di mana sekitar 12% adalah kelompok usia milenial 25-35 tahun yang sudah teredukasi menabung haji sejak dini.
Kementerian Agama Republik Indonesia mencatat setiap tahun terdapat Jemaah haji yang gagal berangkat meskipun mereka telah masuk dalam kuota. Penyebabnya antara lain keterlambatan atau ketidaksanggupan pelunasan biaya haji (BIPIH), masalah kesehatan yang terdeteksi menjelang keberangkatan, dokumen yang tidak lengkap atau tidak valid dan kondisi sakit berat maupun meninggal dunia.
Program Nabung Tabungan Haji BSI
BSI terus mengedukasi masyarakat mempersiapkan dana tabungan haji sejak dini melalui berbagai program. Di antaranya Program persiapan berhaji melalui disiplin menabung dengan autodebet (instalmen) minimal Rp 100 ribu per bulan dan program blokir dana “Mabrur Extra Rezeki (MAXI).
Perseroan juga mendorong percepatan peningkatan tabungan haji dengan meluncurkan program Tabungan Haji berhadiah Umrah. Hal itu bertujuan untuk mengajak masyarakat secara rutin mengatur cashflow keuangan yang baik.
Dengan mengalokasikan tabungan haji yang terstruktur dan terencana baik agar saat nanti pelunasan haji, dana telah siap tanpa harus repot menjual asset maupun mencari sumber pendanaan lainnya.
Setiap top-up saldo sebesar Rp 1 juta nasabah memperoleh satu poin untuk diikutkan dalam program hadiah umrah dengan syarat saldo akhir bulan dan rata-rata saldo bulanan Rp 5 juta. Program ini dijalankan mulai 1 Agustus–Desember 2025.