Aksi Lepas Saham di Grup Prajogo BREN, CUAN dan PTRO Disorot, Ini Kata Analis

Arief Kamaludin|KATADATA
Pengusaha nasional, Prajogo Pangestu.
14/8/2025, 14.56 WIB

Aksi sejumlah pemegang saham emiten grup konglomerat Tanah Air Prajogo Pangestu melepas kepemilikan saham menjadi sorotan. Apalagi aksi tersebut dilakukan di tengah fluktuasi harga saham di Pasar Modal. 

Merujuk data di Bursa Efek Indonesia emiten yang mencatatkan aksi lepas saham adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Petrosea Tbk (PTRO) dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Bursa Efek Indonesia, manajemen menyatakan aksi pemegang saham memangkas kepemilikan untuk menambah free float di pasar modal. 

Free float merupakan porsi saham yang dimiliki oleh publik atau masyarakat, tidak termasuk saham yang dikuasai oleh pemegang saham pengendali, pemegang saham mayoritas, komisaris, direksi, maupun karyawan perusahaan. Saham ini sepenuhnya berada di tangan investor publik dengan kepemilikan kurang dari 5% per individu.

Investment Analyst Stockbit Sekuritas, Theodorus Melvin, menilai aksi divestasi yang dilakukan Grup Barito bukan kali pertama dilakukan untuk meningkatkan porsi saham publik (free float) di pasar. Menurutnya, kapitalisasi pasar free float (free float market cap/FFMC) menjadi salah satu indikator penting yang mempengaruhi bobot, arus dana (flow), serta peluang sebuah saham masuk ke indeks global seperti MSCI.

Dengan asumsi ceteris paribus, Theodorus  menyebut saham dengan free float yang lebih besar dan belum masuk di dalam indeks global dapat memiliki probabilitas lebih besar untuk masuk ke dalam indeks tersebut. Sementara itu, untuk saham yang sudah ada di dalam indeks, free float yang lebih tinggi dapat membuka peluang saham terkait untuk memperoleh kenaikan bobot (upweighting). 

“Saham yang baru masuk indeks atau mengalami peningkatan bobot berpotensi menerima aliran dana asing (foreign inflow),” tulis Theodorus dalam risetnya, Kamis (14/8). 

Stockbit Sekuritas mencatat pemegang saham BREN yang terafiliasi dengan pengendali, Green Era Pte. Ltd., melepas 8,3 juta saham atau sekitar 0,006% kepemilikan pada 11–13 Agustus 2025. Transaksi dilakukan pada harga rata-rata Rp 9.126 per saham sehingga porsi kepemilikan Green Era turun menjadi 23,59%.

Pada periode yang sama, pemegang saham PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Caraka Reksa Optima, menjual 240,9 juta saham atau setara 2,39% kepemilikan di harga rata-rata Rp 2.969 per saham. Usai transaksi, kepemilikan perusahaan turun menjadi 27,17%. Kedua aksi divestasi ini bertujuan meningkatkan porsi saham publik (free float).

Pekan sebelumnya, Stockbit juga mencatat taipan Prajogo Pangestu melepas 1 miliar saham CUAN atau setara 0,89% kepemilikan di harga rata-rata Rp 1.450 per saham. Aksi tersebut mengerek free float CUAN dari 15,03% menjadi 15,92%. Harga saham CUAN pun naik 12% ke level Rp 1.625 per saham pada penutupan perdagangan Rabu (13/8).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila