Daftar Saham Pilihan Analis Hari Ini di Tengah Sentimen Demo, MDKA, PSAB, BBRI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melemah pada perdagangan awal pekan ini, Senin (1/9). Pelemahan terjadi imbas ketidakpastian politik dan aksi demonstrasi di Jakarta sejak Kamis (28/8).
Sentimen ini menambah tekanan pada pasar yang sebelumnya sudah tertekan oleh faktor eksternal, termasuk nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memproyeksikan IHSG berpotensi terkoreksi ke kisaran 7.691–7.753 sebelum melanjutkan penguatan menuju 8.017–8.102.
Menurut Herditya level support berada di 7.731 dan 7.680, sementara resistance terdekat ada di 7.858 dan 8.008. Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah dalam satu periode. Ketika menyentuh level ini, harga biasanya kembali naik karena meningkatnya minat beli.
Sebaliknya, resistance adalah titik tertinggi yang menjadi batas kenaikan harga. Setelah menyentuh resistance, saham cenderung terkoreksi akibat aksi jual yang meningkat.
Phintraco Sekuritas menambahkan, fokus investor pekan ini masih pada situasi keamanan dan politik domestik. Jika gangguan keamanan meluas, dikhawatirkan akan menekan kepercayaan investor, memicu arus keluar dana asing (capital outflow), melemahkan rupiah, serta meningkatkan risiko investasi.
“Jika IHSG ditutup di bawah 7.760, maka ada potensi menguji support di 7.630–7.680. Namun jika mampu bertahan di atas 7.800, IHSG kemungkinan bergerak sideways di rentang 7.800–7.900,” tulis Phintraco dalam risetnya, Senin (1/9).
Beberapa sekuritas merilis daftar saham pilihan yang dinilai menarik di tengah volatilitas pasar:
Saham Pilihan OSO Sekuritas
OSO Sekuritas menyoroti tiga saham yang dinilai mengalami inflow di tengah pelemahan pasar.
- PT Cisadane Sawit Raya Tbk (CSRA) disarankan buy di level Rp860–Rp880 dengan target harga Rp895. Support berada di kisaran Rp850–Rp855 dengan cut loss di bawah Rp845.
- PT Gozco Plantations Tbk (GZCO) direkomendasikan buy di level Rp199–Rp204 dengan target harga Rp210. Support di Rp197–Rp198, sementara cut loss disarankan di bawah Rp196.
- PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) direkomendasikan buy pada kisaran Rp4.500–Rp4.520 dengan target harga Rp4.550. Support berada di Rp4.480–Rp4.490 dengan cut loss di bawah Rp4.470.
Daftar Saham Panca Global Sekuritas
Panca Global Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi melemah dipengaruhi sentimen nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta kondisi politik dalam negeri. Namun, sejumlah emiten masih menjadi perhatian.
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatat lonjakan laba bersih 202,58% menjadi Rp4,69 triliun pada semester I/2025.
- PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) mengalami penurunan laba bersih 77,53% menjadi US$174,94 juta.
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) membukukan laba US$144,42 juta, turun 22,6% dibanding periode sama tahun lalu.
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menegaskan komitmen pada program ketahanan pangan melalui inisiatif Sapi Merah Putih.
Daftar Saham Pilihan MNC Sekuritas
MNC Sekuritas melihat koreksi IHSG masih tertahan oleh MA20 dan berpotensi menguat ke area 8.017–8.102 setelah menguji level 7.691–7.753. Saham yang direkomendasikan antara lain:
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) buy on weakness di Rp680–Rp740 dengan target Rp820–Rp880 dan stop loss di bawah Rp625.
- PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) buy on weakness di Rp2.000–Rp2.020 dengan target Rp2.080–Rp2.130. Stop loss di bawah Rp1.985.
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) buy on weakness di Rp2.360–Rp2.440 dengan target Rp2.570–Rp2.670, stop loss di bawah Rp2.230.
- PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) buy on weakness di Rp1.135–Rp1.240 dengan target Rp1.430–Rp1.555, stop loss di bawah Rp1.070.
Daftar Saham Pilihan BRI Sekuritas
BRI Sekuritas menyoroti tiga saham dengan prospek penguatan didukung sentimen komoditas maupun akumulasi asing.
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) diuntungkan dari rekor harga emas dunia dan tercatat net buy asing Rp351 miliar dalam sepekan. Buy disarankan di Rp2.800–Rp3.000 dengan target Rp3.270–Rp3.590.
- PT J Resources Asia Pacific Tbk (PSAB) bergerak bullish seiring lonjakan harga emas. Buy di Rp550–Rp600 dengan target Rp670–Rp710. Stop loss di bawah Rp500.
- PT MD Entertainment Tbk (FILM) menunjukkan tren bullish dengan akumulasi asing Rp118 miliar dalam sepekan. Buy di Rp3.000–Rp3.200 dengan target Rp3.580–Rp4.060, stop loss di bawah Rp2.900.
Daftar Saham Pilihan Phintraco Sekuritas
Phintraco Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham berbasis fundamental, yakni:
- PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO)
- PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR)
- PT Indika Energy Tbk (INDY)
- PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS)
- PT Astra Otoparts Tbk (AUTO)
- PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP)