IHSG Sesi I Melemah, 9 Sektor Parkir di Zona Merah, Saham EXCL hingga SSIA Lesu
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,20% atau 16,06 poin ke level 7.869 pada perdagangan sesi pertama, Kamis (4/9).
Merujuk data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume transaksi perdagangan siang ini mencapai 23,43 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,18 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 14.244 triliun dengan total nilai transaksi siang ini sebesar Rp 8,31 triliun.
Sebanyak 297 saham menguat, 361 saham terkoreksi dan 145 saham tidak bergerak selama sesi pertama ini.
Seiring dengan koreksi IHSG siang ini, sembilan dari sebelas sektor saham yang ada di BEI parkir di zona merah. Harga saham-saham yang tergabung dalam sektor infrastruktur turun 0,16%.
Saham bidang jaringan telekomunikasi tercatat melandai, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) turun 1,09% atau 30 poin ke level 2.720. Selanjutnya PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) turun 4,04% atau 90 poin ke level 2.140 dan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) terkoreksi 0,84% atau 5 poin ke level 590.
Di samping itu, harga saham-saham di sektor siklikal justru mencatatkan kenaikan. Seperti saham PT MD Entertainment Tbk (FILM) melesat 15,41% atau 510 poin ke level 3.820, PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) naik 4,93% atau 7 poin ke level 149 dan PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) naik 8,41% atau 45 poin ke level 580.
Sementara itu, harga saham-saham di sektor properti justru terkoreksi 0,73%. Harga saham PT
Dari sisi banyaknya nilai perdagangan, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) paling banyak ditransaksikan, yaitu Rp 418,18 miliar. Disusul oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang diperdagangkan sebesar Rp 393,73 miliar.
Ada pula saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 370,89 miliar. Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) diperdagangkan sebesar Rp 316,08 miliar dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 235,89 miliar.
Daftar saham top loser pada perdagangan sesi pertama hari ini:
- PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) turun 14,93% ke level 228
- PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) turun 10,94% ke level 570
- PT Link Net Tbk (LINK) turun 9,77% ke level 3.140
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) turun 7,81% ke level 590
Analis Phintraco Sekuritas menyatakan, secara teknikal penyempitan negatif slope MACD masih berlanjut. Sementara itu, stochastic RSI membentuk golden cross di area oversold.
“Sehingga kami memperkirakan IHSG berpotensi bergerak dalam level 7.850-7.900 pada perdagangan sesi II,” katanya dalam riset dikutip Kamis (4/9).