Asing Net Buy Rp 200 M: Borong Saham ANTM, Lepas BMRI dan BUMI

Katadata/Fauza Syahputra
Ilustrasi. Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG kembali mencetak rekor baru sepanjang masa atau all time high, naik 0,13% atau 11,20 poin ke level 8.944 pada perdagangan Rabu (7/1).
Penulis: Agustiyanti
8/1/2026, 06.00 WIB

Investor asing mencatatkan transaksi beli bersih atau net buy mencapai Rp 200 miliar pada perdagangan Rabu (7/1). Saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tercatat paling banyak diborong investor asing pada perdagangan kemarin.

Berdasarkan data Stockbit, investor asing melakukan transaksi beli bersih di saham ANTM mencapai Rp 614,12 miliar dan BBRI Rp 247,58 miliar. Harga saham ANTM melesat 11,59% ke level Rp 3.850, sedangkan BBRI naik 0,54% ke level Rp 3,700 pada perdagangan kemarin. 

Di sisi lain, investor asing masih ramai melepas saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) masing-masing Rp 594,08 miliar dan Rp 385,15miliar. Harga saham BUMI turun 2,59% ke level Rp 452, sedangkan BMRI turun 1,43% ke level Rp 4.819. 

Saham BUMI dan ANTM menjadi yang paling banyak ditransaksikan pada perdagangan kemarin. Nilai transaksi perdagangan saham BUMI mencapai Rp 2,38 triliun, sedangkan ANTM mencapai Rp 2,29 triliun. 

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG kembali mencetak rekor baru sepanjang masa atau all time high, naik 0,13% atau 11,20 poin ke level 8.944 pada perdagangan Rabu (7/1).

Merujuk data perdagangan Bursa Efek Indonesia, volume transaksi perdagangan kemarin mencapai 70,45 miliar saham dan frekuensi sebanyak 4,57 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 16.351 triliun dengan total nilai transaksi  sebesar Rp 36,78 triliun. Sebanyak 344 saham menguat, 362 saham terkoreksi dan 104 saham tidak bergerak.

Transaksi saham masih didominasi oleh investor domestik yang menguasai 73% dari total transaksi kemarin. Investor asing mencatatkan transaksi beli Rp 9,94 triliun dan jual Rp 9,74 triliun. 

Berikut 10 saham paling banyak diborong investor asing saat IHSG cetak rekor baru:

  1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 614,12 miliar
  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 247,58 miliar 
  3. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 195,79 miliar
  4. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 168,44 miliar
  5. PT Timah Tbk (TINS) Rp 165 miliar
  6. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp 149,73 miliar
  7. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 123,2 miliar
  8. PT Mora Telematika Indonesia (MORA) Rp 79,43 miliar
  9. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 52,87 miliar
  10. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp 42,52 miliar

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.