IHSG Rawan Terkoreksi, Saham INKP, MDKA, hingga HRUM Jadi Rekomendasi

Katadata/Fauza Syahputra
Pekerja melihat layar digital yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (9/1/2026).
26/1/2026, 06.33 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diproyeksikan turun pada perdagangan awal pekan. Analis merekomendasikan saham PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) hingga PT Harum Energy Tbk (HRUM).

Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, IHSG berpotensi melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini menuju level support cluster di area 8.770 - 8.790 jika hari ini indeks masih bergerak di bawah level 9.005. 

Namun, dia Ivan menyatakan jika ada penembusan di atas level 9.005, maka akan membuka peluang untuk menguji kembali resistance berikutnya di level 9.100.  Ia menyebut level support IHSG berada di Rp 8.773, 8.619 dan 8.525. Sementara level resistance berada di Rp 9.005, 9.174, 9.261 dan 9.335.

“Indikator MACD menunjukkan sinyal death cross,” katanya dalam keterangan resmi dikutip Senin (26/1). 

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.

Ivan kemudian memberikan sejumlah saham yang dapat diperhatikan investor, yakni:

  • PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), beli di level 56 – 58 dengan target harga terdekat di level 68 
  • PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP), tahan penjualan (hold) dengan target harga terdekat ke level 10.925
  • PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), beli di level 1.080 – 1.110 dengan target harga terdekat di level 1.295
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), hold dengan target harga terdekat ke level 3.580
  • PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO), beli di level 1.120 – 1.180 dengan target harga terdekat di level 1.350.

Sementara itu, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, secara teknikal IHSG mulai berupaya untuk bangkit (attempting to rebound) setelah menguji area moving average (MA) 20 serta level Fibonacci retracement 38,2%. 

Dari sisi global, pasar mulai memperhitungkan peluang The Federal Reserve (The Fed) untuk mempertahankan suku bunga acuan pada pertemuan pekan ini, namun dengan sikap yang lebih dovish sebagai sinyal kemungkinan pemangkasan suku bunga.

Ekspektasi tersebut mendorong imbal hasil obligasi Amerika Serikat tenor 10 tahun (US Treasury 10 year) bergerak melandai.

Dari dalam negeri, sentimen positif datang dari rencana Danantara yang akan mengalokasikan dana investasi hingga US$14 miliar atau sekitar Rp200 triliun pada 2026. Investasi tersebut akan difokuskan pada pasar modal domestik, energi terbarukan, infrastruktur digital serta sektor kesehatan dan ketahanan pangan. 

“Strategi ini diharapkan mampu memperkuat transformasi perekonomian nasional,” kata Nafan dalam risetnya.

Adapun saham-saham yang direkomendasikan David untuk dicermati pada perdagangan hari ini antara lain PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) dan PT TBS Energy Utama Tbk (TOBA).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri