Jual Sehari, Pengendali HILL Beli Lagi Saham di Jumlah dan Harga yang Sama
PT Hillcon Equity Management (HEM) kembali mempertebal kepemilikan sahamnya di emiten kontraktor pertambangan PT Hillcon Tbk (HILL). Perusahaan itu membeli kembali saham yang baru saja dilepas sehari sebelumnya.
Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Senin (26/1), HEM selaku pengendali HILL membeli 13.389.300 saham emiten tersebut di harga Rp 160 per unit pada Kamis (22/1) lalu. Pembelian dilakukan dengan skema repo alias repurchase agreement.
Pascapembelian itu, HEM kembali menguasai 6.304.013.000 saham dengan hak suara 42,76% di HILL. Jumlah itu meningkat 0,09% dari sebelumnya yang berjumlah 6.290.623.700 saham atau 42,67% suara.
Aksi tersebut sebenarnya hanya membalikkan keadaan sehari sebelum transaksi itu berlangsung. Diketahui bahwa pada Rabu (21/1) lalu, HEM melego saham HILL dalam jumlah yang sama, yakni 13.389.300 saham.
Penjualan saham kala itu dilakukan dalam satu kali transaksi, dan juga dengan skema repo. Saham tersebut dijual pada harga Rp 160 per unit ketika itu, sama dengan harga saat dibeli kembali pada Kamis (22/1).
Dikutip dari laman resmi perseroan, PT Hillcon Tbk atau HILL adalah perusahaan nasional yang menyediakan jasa pertambangan (nikel dan batu bara) dan konstruksi sipil (pekerjaan tanah, jalan, infrastruktur air). Perusahaan ini didirikan pada 1995 dengan nama awal PT Hillconjaya Sakti.
HILL mulai melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 1 Maret 2023. Pada awal masuk ke pasar modal, harga saham emiten ini dipatok Rp 1.250 per unit.
Pada 3 Maret 2025, lewat persetujuan dari dari rapat umum pemegang saham (RUPS), HILL mendapatkan restu untuk melakukan pemecahan nilai nominal sahamnya atau stock split dengan rasio 1:5. Nilai nominal Rp 100 per saham berubah menjadi Rp20 per saham.
Berdasarkan data perdagangan Senin sore ini pukul 15.18 WIB, harga saham HILL berada di level Rp 156 atau terkoreksi 1,89%.