IHSG Berpotensi Naik Terbatas, Saham ADRO, AMRT, dan TAPG Direkomendasikan

Katadata/Fauza Syahputra
Ilustrasi.
Penulis: Karunia Putri
Editor: Agustiyanti
28/1/2026, 06.28 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih melanjutkan konsolidasi pada perdagangan hari ini, Rabu (28/1). Analis merekomendasikan saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) hingga PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG).

Analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, IHSG berpotensi naik terbatas untuk menguji kembali resistance di level 9.100. Ini terjadi jika indeks dapat bertahan di atas support Fibonacci dan garis SMA100.

Ia memperkirakan level support IHSG berada di 8.837, 8.773, 8.619 dan 8.525, sedangka level resistance di 9.100, 9.174, 9.261 dan 9.335.

“Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish,” katanya dalam keterangan resmi dikutip Rabu (28/1). 

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.

Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham yang dapat diperhatikan investor, di antaranya, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dengan saran tahan penjualan (hold) dengan target harga terdekat di 2.470. Kemudian PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) direkomendasikan beli di level 1.820 – 1.860 dengan target harga terdekat di 1.960.

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) disarankan beli di level 56 – 58 dengan target harga terdekat di 68, PT Indosat Tbk (ISAT) disarankan beli di level 2.300 – 2.330 dengan target harga terdekat di 2.600 serta PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) disarankan beli di level 1.820 – 1.920 dengan target harga terdekat di 2.180.

Sementara itu, analis Phintraco Sekuritas menyatakan secara teknikal, IHSG akan bergerak mendatar atau sideways. Indikator Stochastic RSI saat ini berada di area oversold atau jenuh beli dan berpotensi membentuk golden cross, meski histogram MACD tercatat negatif dan semakin melebar. 

Phintraco Sekuritas pun memperkirakan indeks akan bergerak pada kisaran level 8.850 - 9.050. Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi beberapa faktor seperti nilai tukar rupiah dan optimisme pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi.

Nilai tukar rupiah di pasar spot kembali ditutup menguat ke level 16.768 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan kemarin, Selasa (27/1). Pergerakan mata uang Asia terpantau bervariasi, seiring pelaku pasar menantikan hasil rapat Federal Reserve (The Fed) yang diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan di level 3,5%–3,75% yang akan diputuskan hari ini

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat mencapai 5,4% pada 2026, meningkat dibandingkan estimasi 5,2% pada 2025. Optimisme tersebut ditopang oleh penguatan permintaan domestik serta sektor manufaktur yang masih berada di zona ekspansi.

Adapun saham-saham yang direkomendasikan Phintraco untuk dicermati pada perdagangan hari ini antara lain PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM), PT Surya citra Media Tbk (SCMA), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET). 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri