Kata Rosan soal Danantara Bakal Ambil Alih Tambang Emas Martabe dari UNTR
Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara bakal mengambil alih kelola tambang emas di Martabe, Sumatra Utara PT Agincourt Resources. Ke depan, tambang tersebut akan dikelola Danantara lewat BUMN PT Perminas.
Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan P Roeslani menjelaskan, saat ini pihaknya sedang menunggu arahan dari pemerintah terkait skema pengelolaan tambang yang telah dicabut izin usahanya tersebut.
“Kami menunggu saja. Karena kan saat ini stage-nya bukan di kami nih. Tapi pada dasarnya ya kita tuh selalu siap saja,” kata Rosan ketika ditemui di Wisma Danantara, Jumat (30/1).
Rosan menjelaskan, fungsi PT Perminas berbeda dengan holding tambang yang sudah dimiliki negara, MIND ID, meski sama-sama mengelola tambang mineral.
“Ya kalau Perminas ini memang lebih diarahkan untuk rare earth atau tanah jarang. Jadi memang setiap company mempunyai spesialisasi yang berbeda-beda,” kata dia.
Ketika ditanya apakah Danantara akan membeli tambang yang sebelumnya dikelola oleh PT United Tractors Tbk (UNTR) itu, Rosan hanya mengatakan pihaknya masih menanti arahan dari pemerintah.
“Pada saat ini kami adalah posisi yang menunggu saja,” kata dia.
Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan, Tambang Emas Martabe di Sumatra Utara yang dikelola PT Agincourt Resources akan dialihkan ke BUMN baru yakni PT Perminas.
“Ke Perminas, Perusahaan Mineral Nasional yang baru kami bentuk,” ujar Dony ketika ditemui setelah acara ‘Danantara: Menggerakkan Raksasa, Menyalakan Mesin Ekonomi Indonesia’ yang digelar di Jakarta, Rabu (29/1).
Dony mengatakan, Perminas berbeda dengan MIND ID. Pemerintah mengalihkan pengelolaan Agincourt ke Perminas agar bisnisnya berada di bawah Danantara. Dia juga mengatakan Perminas akan beroperasi langsung di bawah Danantara.
“Pemerintah kan bisnisnya ada di bawah Danantara semua, kan? Tentu diserahkan ke Danantara. (Perminas) perusahaan di bawah Danantara,” ujar dia.
Kendati demikian, Dony mengatakan komunikasi ihwal peralihan pengelolaan tambang Agincourt tidak dikomunikasikan oleh Danantara. Langkah tersebut, menurut dia, bukan bagian dari tugas Danantara.