Wall Street Menguat Ditopang Kenaikan Saham Teknologi

Wall Street
Wall Street
10/2/2026, 06.40 WIB

Indeks Bursa Wall Street di Amerika Serikat ditutup naik pada perdagangan Senin (9/2) didorong kenaikan saham-saham teknologi. Hal itu terjadi seiring investor menanti rilis data ekonomi penting dan pengumuman laporan keuangan emiten.

Indeks S&P 500 naik 0,47% dan ditutup di level 6.964,82. Indeks Dow Jones naik tipis 20,20 poin atau 0,04% ke posisi 50.135,87. Dow Jones Industrial mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa, baik secara intraday maupun penutupan. Sementara itu, Nasdaq Composite melonjak 0,9% dan ditutup di level 23.238,67.

Saham Nvidia dan Broadcom kembali menjadi penopang utama penguatan Wall Street, melanjutkan kenaikan dari sesi sebelumnya dengan penguatan masing-masing 2,5% dan 3,3%. Saham Oracle, yang juga bergerak di sektor kecerdasan buatan, melesat 9,6% setelah rekomendasinya dinaikkan menjadi beli dari sebelumnya netral oleh D.A. Davidson, seiring optimisme terhadap OpenAI dan pihak-pihak yang diuntungkan dari perkembangan teknologi tersebut.

Penguatan ini terjadi setelah indeks-indeks utama Wall Street bangkit pada perdagangan Jumat lalu, dengan Dow Jones menembus level psikologis 50.000 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Capaian tersebut menyusul tekanan tajam yang terjadi di awal pekan, terutama akibat aksi jual di saham-saham teknologi, khususnya sektor perangkat lunak. Bitcoin juga sempat terkoreksi sebelum kembali pulih terbatas, di tengah sikap investor yang cenderung menghindari risiko (risk off).

Kepala Strategi Investasi CFRA Research Sam Stovall mengatakan, investor kini masih mencermati keberlanjutan penguatan pasar. “Investor bertanya apakah rebound yang terjadi cukup kuat untuk bertahan, atau justru hanya menjadi jebakan sebelum pasar kembali terkoreksi, atau malah menjadi peluang beli berikutnya,” ujar Stovall dikutip dari CNBC pada Selasa (10/2).

Meski demikian, rotasi pasar yang belakangan menjauh dari saham teknologi berpotensi kembali terjadi pekan ini, terutama jika rilis laporan keuangan emiten memberikan hasil positif. Sejumlah perusahaan besar seperti Coca-Cola dan Ford Motor dijadwalkan mengumumkan kinerja keuangan pada Selasa.

Investor juga akan mencermati laporan ketenagakerjaan Januari dari Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat yang sempat tertunda dan dijadwalkan rilis pada Rabu. Laporan ini sebelumnya dijadwalkan terbit pada Jumat lalu, namun ditunda akibat penutupan sebagian pemerintahan. 

Rilis tersebut menyusul laporan ADP pekan lalu yang menunjukkan penambahan tenaga kerja sektor swasta hanya 22.000 pada Januari, jauh di bawah ekspektasi. Ekonom yang disurvei Dow Jones memperkirakan laporan ketenagakerjaan ini akan mencatatkan penambahan 55.000 lapangan kerja pada Januari.

Selain itu, pasar juga menantikan rilis data indeks harga konsumen atau consumer price index (CPI) Januari yang dijadwalkan keluar pada Jumat. Konsensus memperkirakan inflasi tahunan berada di level 2,5%.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri