IHSG Berpeluang Kembali Menguat, Analis Jagokan Saham WIFI, AADI hingga ADRO

Katadata/Nur Hana Nabila
Papan informasi yang menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan sesi I, Senin (19/1/2026) kemarin.
Penulis: Karunia Putri
12/2/2026, 06.24 WIB

IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan diramal masih bergerak naik pada perdagangan hari ini, Kamis (12/2). Analis merekomendasikan saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) hingga  PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO).

Analis Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG naik lagi hari ini. Indeks berhasil mempertahankan tren naik yang didukung oleh kenaikan indikator Stochastic RSI dan berlanjutnya penyempitan histogram negatif Moving Average Convergence Divergence (MACD).

Selain itu, volume pembelian terpantau meningkat. “Maka IHSG diperkirakan berpotensi melanjutkan penguatan dan menguji level 8.350-8.400,” tulis analis Phintraco Sekuritas dalam riset, dikutip Kamis (12/2).

Ia menyebut level support IHSG berada di Rp 8.200, Sementara level resistance berada di Rp 8.400.

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

Dari sisi fundamental, kombinasi stimulus fiskal dan peningkatan konsumsi musiman seiring perayaan Tahun Baru Imlek, Ramadan, dan Idul Fitri diperkirakan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal I.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 12,83 triliun untuk paket stimulus ekonomi kuartal I, yang mencakup diskon tiket transportasi, potongan tarif jalan tol, serta bantuan sosial. Stimulus ini akan disalurkan pada periode Februari hingga Maret.

Pasar juga mencermati pembahasan lanjutan antara Bursa Efek Indonesia (BEI) dan MSCI pada Rabu (11/2). Agenda pembahasan mencakup pengungkapan pemegang saham di atas 1%, penyediaan data investor yang lebih granular, serta progres rencana kenaikan batas minimum free float dari 7,5% menjadi 15%. BEI juga berencana menerbitkan kebijakan baru berupa shareholders concentration list, yakni daftar saham yang terindikasi memiliki kepemilikan saham yang terkonsentrasi.

Phintraco Sekuritas memberikan sejumlah saham yang dapat diperhatikan investor hari ini antara lain PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI), PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB), PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI). 

Sedangkan analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova memberikan sederet saham-saham yang dapat diperhatikan investor hari ini, antara lain PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Indah Kiat Pulp Paper Tbk (INKP) dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA).

Ivan juga menilai IHSG berpotensi naik dengan mulai mengisi gap menuju 8.596, jika berhasil menembus di atas level 8.377. Momentum positif ini, katanya, akan bertahan selama IHSG masih bergerak di atas 8.071.

Koreksi menuju 7.785 bisa dimulai jika indeks turun di bawah level tersebut. 

Ivan mencatat level support IHSG berada di 8.071, 7.785, 7.617 dan 7.362, sementara resistance di 8.377, 8.596 dan 8.837. “Indikator MACD menunjukkan kondisi netral,” tulis Ivan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri