Mandiri Sekuritas Sebut Antrean IPO Tahun Ini Ramai, Tak Terdampak MSCI

Fauza Syahputra|Katadata
Mandiri Sekuritas
25/2/2026, 22.23 WIB

PT Mandiri Sekuritas menyatakan jumlah calon emiten yang mengantre dalam pipeline pencatatan saham perdana publik atau initial public offering (IPO) tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. 

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana mengatakan, kondisi pasar saham yang bergejolak pasca pengumuman dari MSCI Inc. tidak membuat calon emiten mundur dari rencana IPO. Perusahaan justru mencatat jumlah pipeline IPO tahun ini lebih banyak dibandingkan periode sebelumnya.

“Tidak ada satupun dari calon emiten yang memutuskan untuk hold IPO,” kata Oki dalam agenda Buka Puasa Bersama Mandiri Sekuritas di Jakarta, Rabu (25/2).

Selain itu, Oki menilai prospek pasar modal Indonesia masih positif ke depan. Optimisme tersebut antara lain didorong oleh adanya agenda reformasi pasar modal yang tengah dijalankan Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui delapan rencana aksi percepatan.

Menurut dia, kebijakan peningkatan porsi saham publik atau free float menjadi minimal 15% berpotensi meningkatkan likuiditas pasar. Dengan porsi saham beredar yang lebih besar, peluang masuknya investor ke suatu saham juga semakin terbuka.

Desember tahun lalu, Mandiri Sekuritas mengungkap rencana membawa perusahaan berkapitalisasi jumbo atau super lighthouse company untuk melantai di BEI pada 2026. Oki menyebut nilai IPO yang disiapkan bahkan berada di atas kriteria perusahaan mercusuar.

Lighthouse company umumnya memiliki kapitalisasi pasar minimal Rp 3 triliun dengan porsi saham publik sekurang-kurangnya 15%. Adapun calon emiten yang tengah disiapkan Mandiri Sekuritas diperkirakan melampaui batas tersebut.

Oki mengatakan, terdapat sekitar empat hingga lima perusahaan dari berbagai sektor yang sedang dijajaki untuk IPO. Beberapa di antaranya berasal dari sektor sumber daya alam dan ditargetkan mulai masuk pasar pada awal tahun ini.

Kendati demikian, hingga menjelang habisnya Februari 2026, belum ada pengumuman dari BEI tentang emiten yang sudah siap melantai di bursa.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri