Gurita Bisnis Anthoni Salim, Bos Indofood Juga Genggam Saham BBCA Setara Rp 10 T
Nama konglomerat Anthoni Salim tercatat sebagai salah satu pemegang saham di sejumlah perusahaan besar Tanah Air. Pemilik raksasa industri makanan Indofood itu rupanya juga menjadi salah satu pemegang saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII).
Berdasarkan Data Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka di atas 1% per 27 Februari 2026, pemilik grup usaha produsen mi instan merek Indomie tersebut tercatat menggenggam 1,41 miliar saham BBCA. Jumlah ini setara 1,15% dari total saham beredar bank swasta terbesar di Indonesia itu.
Selain Salim, PT Dwimuria Investama Andalan yang merupakan afiliasi konglomerasi Grup Djarum tercatat memiliki sebanyak 54,94% saham BBCA. Adapula PT Tricipta Mandhala Gumilang memiliki sebanyak 1,07% saham BBCA dan PT Caturguwiratna Sumapala memiliki 1,02% saham BBCA.
Pada perdagangan intraday pukul 9.34 WIB, Rabu (4/3) saham BBCA tercatat terkoreksi 0,35% ke level 7.050. Dalam tiga bulan terakhir, sahamnya turun 14,76%. Dengan nilai saat ini bila dikonversi Salim telah berinvestasi hingga Rp 10 triliun di BBCA.
Gurita Bisnis Anthoni Salim
Selain di sektor perbankan, Salim juga memiliki 265,03 juta saham DCII, perusahaan pusat data, atau setara 11,12% dari total saham perseroan. Kepemilikan sahamnya tidak berhenti di situ. Ia juga tercatat memiliki 3,58 miliar saham PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET), setara 25,30% dari total saham perusahaan yang menjadi pengelola gerai ritel modern Indomaret.
Di sektor teknologi dan media, Anthoni Salim menggenggam 5,51 miliar saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK), atau setara 8,97% dari total saham perusahaan tersebut.
Di luar itu, Salim memiliki beberapa saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia antara lain PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Indofood CBP Sukses makmur Tbk (ICBP), PT Bumi Resources Tbk (BUMI) serta PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP).