Saham Energi ENRG hingga PTRO Merosot Tajam saat IHSG Turun 1,62%
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG turun 1,62% atau 124,85 poin ke level 7.585 pada penutupan perdagangan hari ini, Jumat (6/3), harga saham-saham sektor energi merosot tajam.
Harga saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) anjlok 13,10% ke level Rp 1.825, PT Petrosea Tbk (PTRO) rontok 5,07% ke level Rp 4.960, dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) jeblok 5,99% ke level Rp 3.770.
Merujuk data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), volume transaksi perdagangan sepanjang hari ini mencapai 34,15 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,94 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp 13.654 triliun dengan total nilai transaksi sebesar Rp 17,70 triliun. Sebanyak 168 saham menguat, 555 saham terkoreksi dan 94 saham tidak bergerak.
Suluh sektor yang ada di BEI parkir di zona merah hari ini. Di tengah merahnya indeks, dua saham milik Prajogo Pangestu justru ditutup hijau, yaitu PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 17,67% ke level Rp 6.325 dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 5,82% ke level Rp 7,725.
Dari sisi banyaknya nilai perdagangan, saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) paling banyak ditransaksikan hari ini, yaitu Rp 1,25 triliun. Disusul oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang diperdagangkan sebesar Rp 901,66 miliar dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 722,92 miliar.
Daftar top gainers hari ini:
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 17,67% ke level Rp 6.325.
- PT PP Property Tbk (PPRO) naik 8,82% ke level Rp 37.
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 5,82% ke level Rp 7.725.
Daftar top losers hari ini:
- PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) turun 13,21% ke level Rp 5.750.
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) turun 13,20% ke level Rp 1.825.
- PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) turun 8,82% ke level Rp 155.