BSA Logistics (WBSA) Tetapkan Harga IPO Rp 168, Penawaran Mulai Dibuka Hari Ini
Emiten penyedia jasa logistik PT BSA Logistics Indonesia Tbk dengan kode emiten WBSA menetapkan harga penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) sebesar Rp 168 per saham. Perusahaan dijadwalkan akan melakukan penawaran umum mulai hari ini, Kamis (2/4) hingga 8 Rabu (8/4).
Dengan harga IPO tersebut, perusahaan akan mengantongi sebanyaknya dana Rp 302,4 miliar. BSA Logistics Indonesia akan listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 10 April mendatang. Perseroan akan melepas sebanyak-banyaknya 1,80 miliar saham baru atau setara 20,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Perusahaan telah menunjuk tiga sekuritas untuk mengantarkan proses IPO. Tiga sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek tersebut adalah PT OCBC Sekuritas Indonesia, PT Semesta Indovest Sekuritas dan PT Indo Capital Sekuritas.
BSA Logistics Indonesia didirikan pada 2021. Perseroan merupakan perusahaan logistik terpadu yang melayani rantai pasok domestik dan internasional, mencakup angkutan darat, freight forwarding laut dan udara, serta pergudangan.
Dari sisi struktur kepemilikan, sebelum IPO saham perseroan mayoritas dimiliki Tiga Beruang Kalifornia Pte. Ltd. sebesar 99,69%. Setelah IPO, kepemilikan publik akan mencapai 20,75%, sementara pemegang saham lama terdilusi.
Setelah IPO, perusahaan berencana membagikan dividen kas maksimal 10% dari laba bersih mulai tahun buku 2027. Manajemen perusahaan menyebut pembagian dividen itu dengan tetap mempertimbangkan kondisi keuangan dan keputusan RUPS.
Tak hanya itu besaran dividen akan ditentukan dalam RUPS Tahunan berdasarkan kinerja dan rencana bisnis. Perseroan juga berpeluang membagikan dividen lebih besar atau dividen interim, dengan persetujuan Dewan Komisaris.
Namun, kebijakan dividen ini tidak mengikat dan dapat berubah sesuai keputusan Direksi dan Pemegang Saham dalam RUPS. Sebelumnya, pada Oktober 2025, perseroan membagikan dividen saham senilai Rp 30 miliar melalui penerbitan 30.000 saham baru.
Rencana dan Jadwal IPO WBSA
Berdasarkan prospektus, seluruh dana hasil IPO setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan Perseroan untuk mengakuisisi PT Bermuda Inovasi Logistik (BIL). Sebanyak Rp 215 miliar dialokasikan untuk mengambil alih 191.250 saham atau setara 99,99% kepemilikan BIL dari PT Bermuda Nusantara Logistik.
“Sisa dana Penawaran Umum Perdana Saham akan dipergunakan Perseroan sebagai modal kerja perseroan, meliputi untuk mendukung kegiatan operasional sehari-hari, menjaga likuiditas usaha, serta memperkuat kapasitas layanan logistik multimoda perseroan,” tulis manajemen dalam prospektus, Rabu (25/3).
Adapun akuisisi BIL dilakukan untuk memperkuat dan mengonsolidasikan layanan angkutan laut dalam portofolio perseroan. Melalui transaksi ini, perseroan akan menjadi pemegang kendali BMI sebagai entitas operasional pelayaran, sekaligus mengintegrasikan bisnis angkutan laut ke dalam ekosistem usaha. Langkah ini memungkinkan integrasi lebih kuat antara layanan laut, angkutan darat, dan pergudangan, sehingga memperluas layanan logistik multimoda, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat daya saing di segmen logistik B2B.
Berikut perkiraan jadwal IPO:
- Masa Penawaran Awal: 25–27 Maret 2026
- Masa Penawaran Umum Perdana Saham: 2–8 April 2026
- Tanggal Penjatahan: 8 April 2026
- Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik: 9 April 2026
- Tanggal Pencatatan Efek di Bursa Efek Indonesia: 10 April 2026