IHSG Diprediksi Menguat, Analis Rekomendasikan Saham MBMA, MDKA hingga INKP
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG diprediksikan naik pada perdagangan hari ini, Kamis (16/4). Seiring dengan itu, analis merekomendasikan saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), hingga PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP).
Analis BinaArtha Sekuritas, Ivan Rosanova mengatakan, IHSG memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada hari ini. Ia menjelaskan, pergerakan indeks mengindikasikan terjadinya false break terhadap level resisten Fibonacci, karena penutupan perdagangan Rabu masih berada di bawah level 7.677.
Menurut dia, tren naik jangka pendek IHSG berpotensi berlanjut menuju kisaran 7.814 hingga 7.856, selama tidak turun menembus level support minor di 7.488. “Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bullish,” tulis Ivan dalam keterangannya dikutip pada Kamis (16/4).
Level support IHSG hari ini berada di level 7.488, 7.255, 7.057 dan 6.838. Sementara level resistance di level 7.856, 8.000 dan 8.111.
Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.
Sementara resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.
MACD adalah alat analis teknikal yang digunakan untuk melihat tren dan kekuatan momentum pergerakan saham.
Seiring dengan itu, Ivan merekomendasikan beberapa saham yang dapat diperhatikan hari ini, di antaranya PT Indosat Tbk (ISAT), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) dan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).
Sementara itu, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji Gusta, menilai IHSG berpotensi mengalami kenaikan terbatas (limited upside), setelah terbentuk pola bearish pin bar.
Kendati demikian, indikator Stochastic KD dan RSI masih menunjukkan sinyal positif, meskipun volume transaksi mulai menurun.
Nafan menambahkan, pelaku pasar saat ini masih mencermati perkembangan negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang diharapkan dapat meredam ketegangan geopolitik.
Di sisi lain, harga minyak dunia bergerak fluktuatif pada Rabu, namun tetap berada jauh di bawah level US$ 100 per barel. Investor juga memantau stabilitas pasokan energi melalui Teluk Persia, terutama di jalur strategis Selat Hormuz.
Nafan memberikan rekomendasi saham hari ini antara lain PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) dan PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS).