IHSG Ditutup Merah dan Anjlok 19,55% Ytd, Ada Crossing Jumbo di BBCA, ADRO, SMMA

Katadata/Fauza Syahputra
Pengunjung berada di dekat layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (9/3/2026).
30/4/2026, 16.54 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG babak belur 2,03% ke 6.956 pada perdagangan saham hari ini, Kamis (30/4). Sebanyak 133 saham menguat, 576 saham terkoreksi, dan 105 saham tidak bergerak. Adapun IHSG sudah terperosok 5,72% selama seminggu dan anjlok 19,55% secara year to date (ytd). 

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini sebesar Rp 21,83 triliun dengan volume 48,19 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,66 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG hari ini Rp 12.405 triliun.

Selain itu BEI mencatat, ada transaksi crossing di saham berkapitalisasi jumbo. Misalnya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) di harga Rp 5.900 senilai Rp 1,97 triliun. Kemudian diikuti PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) di harga Rp 2.400 senilai Rp 270 miliar dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) di Rp 10.239 senilai Rp 115,59 miliar.

Dari sebelas sektor yang ada di BEI, seluruh sektor terpantau di zona merah. Sektor yang mencatat penurunan terbesar yakni infrastruktur yang anjlok hingga 2,93%. Adapun saham yang berada di zona merah yakni PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 2,09% ke Rp 2.810.

Bursa saham Asia bergerak bervariasi. Indeks Hang Seng turun 1,28% dan Nikkei terkoreksi 1,06%. Sedangkan Shanghai Composite naik 0,11% dan Straits Times naik 0,93%. 

Saham top gainers:

  • PT Adhi Karya Tbk (ADHI) naik 16,48% ke Rp 212
  • PT Indospring Tbk (INDS) naik 15,79% ke Rp 440
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) naik 4,35% ke Rp 240

Saham top losers:

  • PT Dian Swastika Sentosa Tbk (DSSA) turun 6,10% ke Rp 1.615
  • PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) turun 8,90% ke Rp 870
  • PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) turun 3,87% ke Rp 149
 
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila