IHSG Sesi I Naik ke 5.943, Asing Masih Net Sell Ratusan Miliar Rupiah
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup menguat 0,46% ke level 5.943 pada perdagangan saham sesi pertama hari ini, Selasa (7/7). Berdasarkan data yang dirilis Stockbit Sekuritas, investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net foreign sell hingga Rp 365,05 miliar.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham siang ini sebesar Rp 5,04 triliun dengan volume 12,67 miliar saham dan frekuensi sebanyak 997,81 ribu kali.
Sebanyak 366 saham menguat, 235 saham terkoreksi, dan 179 saham tidak bergerak. Adapun kapitalisasi pasar IHSG hingga jeda makan siang ini sebesar Rp 10.430 triliun.
Di samping itu, dari sebelas sektor yang ada di BEI, delapan sektor terpantau bertengger di zona hijau. Sektor yang mencatat kenaikan terbesar adalah properti yang tumbuh 2,64%. Adapun saham di sektor tersebut yang berada di zona hijau yakni PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) naik 15,97% ke Rp 138.
Di sisi lain, bursa saham Asia didominasi turun. Indeks Hang Seng terkoreksi 0,45%, Shanghai Composite melemah 1,13%, dan Nikkei turun 1,76%. Sebaliknya, indeks Straits Times naik 0,91%.
Saham top gainers:
- PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) naik 15,97% ke Rp 138.
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 4,32% ke Rp 1.570.
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik 4,06% ke Rp 3.590.
Saham top losers:
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun 3,15% ke Rp 6.675.
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) turun 2,86% ke Rp 510.
- PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) turun 2,18% ke Rp 1.975.