Lampu Hijau Akuisisi Grup Bakrie, BUMI Selangkah Lagi Caplok Loyal Metals

BUMI
Pertambangan batu bara PT BUMI Resources Tbk (BUMI).
Editor: Yuliawati
21/8/2026, 14.59 WIB

Rencana Grup Bakrie PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengakuisisi perusahaan tambang asal Australia, Loyal Metals Limited, mulai menemui titik terang. Aksi korporasi tersebut telah mengantongi lampu hijau.

Loyal Metals Limited mengumumkan bahwa mayoritas para pemegang sahamnya telah menyetujui ihwal rencana akuisisi oleh PT Bumi Resources Tbk (BUMI). Dalam transaksi tersebut, BUMI akan mengakuisisi 100% saham Loyal Metals melalui skema pengaturan yang memerlukan persetujuan pengadilan. Akuisisi dilakukan dengan nilai tunai Aus$ 0,45 untuk setiap saham Loyal Metals.

“Dengan syarat terpenuhinya berbagai ketentuan sebagaimana telah diumumkan sebelumnya oleh Perusahaan kepada ASX pada tanggal 27 April 2026,” tulis pengumuman Loyal Metals, Jumat (21/8).

Berdasarkan hasil pemungutan suara, sebanyak 99,86% suara pemegang saham Loyal Metals mendukung skema akuisisi itu. Sementara itu, 95,96% pemegang saham yang hadir dan memberikan suara, baik secara langsung maupun melalui kuasa atau perwakilan, juga menyetujui transaksi.

Persetujuan pemegang saham ini melanjutkan rangkaian proses akuisisi yang telah berjalan sejak Juli 2026. Sebelumnya, Mahkamah Agung Australia Barat telah memberikan persetujuan untuk mengirimkan Scheme Booklet kepada pemegang saham dan menggelar rapat untuk menentukan persetujuan terhadap transaksi.

Loyal Metals kemudian mendaftarkan Scheme Booklet kepada Australian Securities and Investments Commission (ASIC) pada 14 Juli 2026. Proses selanjutnya akan memasuki Sidang Pengadilan Kedua untuk memperoleh persetujuan atas skema tersebut.

Sebelumnya, aksi korporasi itu ditargetkan rampung pada pertengahan Agustus 2026. Dalam transaksi tersebut, pemegang saham Loyal Metals akan menerima pembayaran tunai sebesar A$ 0,45 per saham. Nilai penawaran itu menempatkan valuasi ekuitas Loyal di kisaran A$ 79,11 juta. Penawaran BUMI tercatat 40,6% lebih tinggi dibanding harga penutupan saham Loyal pada 24 April 2026 sebesar A$ 0,32 per saham.

Selain itu, harga tersebut juga berada 47,4% di atas volume weighted average price (VWAP) lima hari dan 49,6% lebih tinggi dibanding VWAP 10 hari perdagangan terakhir.

Manajemen Loyal Metals mengatakan transaksi itu memberikan kepastian pembayaran tunai penuh kepada pemegang saham dengan nilai premium yang menarik. Skema tersebut juga dinilai dapat mengurangi risiko pengembangan proyek-proyek tambang Loyal yang berada di Australia dan Kanada.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila